Siap Berlari! Khidmat Kader PRM Ngaliyan Gebrak Program Makan Gratis
Semarang, muhammadiyahsemarangkota.org — Semangat pengabdian baru saja mekar di wilayah Semarang Barat melalui prosesi pelantikan pimpinan ranting yang penuh khidmat. Buktinya, seluruh pengurus Pimpinan Ranting Muhamamdiyah (PRM) Ngaliyan periode 2026-2031 resmi mengemban amanah di Gedung Dakwah Pimpinan Cabang Muhamamdiyah (PCM) Ngaliyan pada Ahad (29/3/2026). Alhasil, momen khidmat kader ini menjadi titik awal bagi bangkitnya gerakan sosial yang lebih nyata di tengah masyarakat.
Ketua PRM Ngaliyan terpilih, Suherman, mengaku siap memikul tanggung jawab besar ini demi kemajuan persyarikatan. Pasalnya, ia memandang amanah sebagai panggilan jiwa yang harus terjaga dengan penuh rasa syukur dan kerja keras. Kehadiran perwakilan PDM Kota Semarang semakin menambah kewibawaan acara yang bertepatan dengan kajian subuh tersebut.
Tancap Gas: Program Makan Gratis untuk Semua
Selanjutnya, pengurus baru langsung memetakan rencana strategis yang menyentuh kebutuhan dasar warga sekitar. Buktinya, mereka menyiapkan program makan gratis untuk umum sebagai salah satu agenda jangka pendek yang sangat mendesak. Dampaknya, khidmat kader ini diharapkan mampu menghapus sekat sosial dan menarik minat warga untuk bergabung dalam barisan Muhammadiyah.
Ketua PCM Ngaliyan, Karnadi Hasan, berpesan agar seluruh jajaran pimpinan bekerja dengan penuh keikhlasan tanpa pamrih.
“Muhammadiyah bukan milik golongan tertentu, melainkan milik semua orang yang mau menyumbangkan tenaga dan pikirannya,” tegas Karnadi.
Ternyata, pengurus baru memiliki target besar untuk merangkul potensi warga di 12 RW dan 88 RT di wilayah Ngaliyan. Dampaknya, setiap ide dan aspirasi dari warga Muhammadiyah akan tertampung secara maksimal demi kemajuan lingkungan bersama. Hal ini membuktikan bahwa khidmat kader yang solid mampu mengubah tantangan berat menjadi peluang pengabdian yang sangat bermanfaat.
Antar-Generasi: Kokohkan Barisan Kembangkan Persyarikatan
Kemudian, kekuatan organisasi kini bertumpu pada kolaborasi yang harmonis antara kader senior dan generasi muda. Buktinya, setiap pimpinan harus rela mewakafkan waktu dan tenaganya untuk mengembangkan amal usaha milik persyarikatan. Alhasil, pola khidmat kader yang kolektif-kolegial ini akan membuat posisi Muhammadiyah di tingkat ranting semakin disegani.
Suasana halal bi halal yang mengiringi pelantikan tersebut semakin mempererat tali persaudaraan antar-pengurus yang baru saja dilantik.
“Alhamdulillah, meski amanah ini terasa berat, kami siap melaksanakan mandat persyarikatan dengan sebaik-baiknya,” ujar Suherman penuh keyakinan.
Pelantikan di Gedung Dakwah Ngaliyan ini menutup lembaran lama dengan optimisme pengabdian yang jauh lebih segar. Sejatinya, keberhasilan sebuah pimpinan ranting terletak pada seberapa besar manfaat yang bisa warga rasakan secara langsung. Mari kita dukung penuh khidmat kader PRM Ngaliyan agar mampu memberikan kontribusi maksimal bagi masyarakat luas!
Baca Juga :
Langkah Masjid Raya Candi Lama Tingkatkan Standar Pelayanan Melalui Tugas Relawan
Batik, Peci, dan Janji Suci: Potret Wajah Baru Penjaga Masjid At-Taqwa