Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Aksi Peduli Stunting Jadi Sorotan Utama Pada Resepsi Milad Aisyiyah Semarang

9 Juni 2026, 21:09 WIB 3 menit baca
Foto bersama jajaran PDA Kota Semarang dan Rektor Unimus usai audiensi persiapan Resepsi Milad Aisyiyah Semarang.
Ketua PDA Kota Semarang Aminah Kurniasih, M.Pd. (ketiga dari kanan) bersama Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd. (tengah) dan Wakil Rektor IV Pak Yusuf (ketiga dari kiri) menunjukkan simbol jempol usai audiensi sukses terkait peminjaman GOR Unimus untuk Resepsi Milad Aisyiyah ke-109, Senin (8/6/2026).

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org Intervensi gizi buruk melalui Pemberian Makanan Tambahan kini diambil alih secara mandiri oleh gerakan perempuan di ibu kota Jawa Tengah. Langkah nyata ini dipastikan menjadi magnet utama dalam perhelatan akbar Milad Aisyiyah Semarang pertengahan Juni nanti.

Sinergi Fasilitas Kampus Tanpa Biaya

Gerakan kemanusiaan berskala besar ini digerakkan langsung oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Semarang. Pada puncak acara resepsi milad Aisyiyah 109, PD’ Aisyiyah Kota Semarang akan membagikan PMT untuk 5 anak stunting setiap PC’ Aisyiyah. Ada sekitar 18 PC’ Aisyiyah di Kota Semarang

Langkah taktis tersebut diambil sebagai manifestasi dari tema besar milad tahun ini. Persyarikatan berkomitmen penuh untuk memperkokoh dakwah kemanusiaan demi mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan masyarakat.

“Di dalam acara nanti akan ada aksi peduli stunting, di mana kami melibatkan setiap cabang Aisyiyah untuk menyiapkan 5 paket PMT,” ujar Ketua PD’A Kota Semarang, Aminah Kurniasih, M.Pd., saat wawancara pada Selasa malam (09/06/26) di kantor PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) Kota Semarang.

Pihak panitia awalnya berencana meminjam Gedung Kuliah Bersama (GKB) 2 milik Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus). Namun, pengelola kampus mengarahkan panitia untuk menggunakan Gedung Serbaguna (GSB) karena tempat semula sedang terpakai.

Respons dari pimpinan kampus sendiri sangat terbuka dalam menyambut permohonan bantuan sarana prasarana ini. Pihak universitas berkomitmen penuh mengawal kesuksesan perhelatan akbar tersebut dari awal hingga akhir.

“Prof. Masrukhi selaku Kepala Rektor memastikan bahwa Aisyiyah akan dibantu penuh oleh Unimus, mulai dari penyediaan gedung, fasilitas kursi, ruang transit, dan fasilitasnya ,” kata Aminah menambahkan.

Dukungan Logistik dari Pemerintah Kota

Ambisi besar untuk menekan angka stunting ini mendapat respons positif dari otoritas kota. Pemerintah Kota Semarang ikut turun tangan menyokong kesuksesan agenda kemanusiaan tersebut.

Otoritas setempat memastikan pemenuhan kebutuhan logistik vital bagi kelancaran acara. Kolaborasi strategis ini memperkuat komitmen bersama antara ulama dan umara dalam mengentaskan masalah kesehatan anak.

“Kami juga mengajukan proposal ke Wali Kota Semarang untuk permohonan bantuan konsumsi berupa snack dan dana bisyarah untuk narasumber tausiah, dan alhamdulillah hal tersebut sudah dipenuhi oleh Pemkot,” ucap Aminah menjelaskan.

Dukungan dari pemerintah daerah ini membuat alokasi anggaran panitia menjadi jauh lebih efisien. Akibatnya, panitia dapat mengalihkan fokus sumber daya untuk mengoptimalkan agenda jaminan gizi balita.

Ribuan Kader Siap Padati Lokasi

Perhelatan akbar ini rencananya berpusat di GSB Unimus pada Sabtu, 20 Juni 2026. Panitia mencatat kesiapan infrastruktur di lapangan kini sudah mendekati rampung.

Sebanyak 1.100 kader dan tamu undangan diprediksi bakal memadati area tribun hingga bodi utama gedung. Tamu penting seperti Wali Kota Semarang Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti dijadwalkan hadir memberikan pengarahan langsung.

Hingga pekan ini, pergerakan panitia inti terus dikebut demi mematangkan konsep visual dan alur massa di lokasi. Seluruh elemen organisasi otonom seperti Nasyiatul Aisyiyah (NA), IMM, dan IPM ikut berbagi peran teknis.

“Dengan modal doa, usaha maksimal, hati yang gembira, dan rasa ikhlas, kami merasa progres persiapan ini sudah mencapai sekitar 80 persen, tinggal tahap pelaksanaan akhirnya saja,” tutur Aminah mengakhiri sesi wawancara.

Kontributor: MPI PDM Kota Semarang
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: