Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Info Kepulangan Haji Semarang Kloter 28 SOC: Cek Rute Resmi Penjemputan

12 Juni 2026, 15:37 WIB 3 menit baca
Jemaah haji Kloter 28 SOC Semarang memakai seragam batik biru saat menunggu proses boarding di ruang tunggu Bandara King Abdul Aziz Jeddah sebelum pemulangan ke tanah air.
Suasana ruang tunggu Bandara King Abdul Aziz Jeddah saat ratusan jemaah haji Kloter 28 SOC asal Semarang bersiap memasuki pesawat menuju tanah air. (Foto: Dok. TPIHI)

JEDDAH, muhammadiyahsemarangkota.org Rombongan jemaah dalam jadwal kepulangan haji Semarang yang tergabung pada Kloter 28 SOC saat ini sedang berada dalam perjalanan udara menuju tanah air. Pesawat yang membawa ratusan jemaah dilaporkan telah melakukan transit di Medan pada Jumat (12/6/2026) jam 12.00 WIB, dan kini sudah terbang kembali menuju Solo. Informasi pergerakan terkini ini dihimpun berdasarkan laporan dari Ustadz Nurbini selaku Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) yang dikirimkan menjelang keberangkatan.

Seluruh rombongan tersebut dijadwalkan mendarat di Bandara Adi Soemarmo Solo pada siang ini sekitar jam 14.55 WIB. Setelah mendarat, para jemaah tidak langsung bertolak menuju Kota Atlas. Rombongan harus menempuh perjalanan darat menuju ke Embarkasi Solo Donohudan terlebih dahulu.

Panitia haji tingkat provinsi akan menggelar upacara penyambutan resmi di lokasi transit tersebut. Prosesi ini menjadi bagian dari rute pemulangan haji 2026 yang wajib dilalui oleh seluruh jemaah. Aturan tersebut diberlakukan demi kelengkapan administrasi dan pengecekan akhir sebelum pelepasan.

Kondisi Jemaah Utuh Sejak dari Jeddah

Ustadz Nurbini melaporkan bahwa seluruh pergerakan jemaah terpantau aman dan terkendali sejak meninggalkan hotel di Arab Saudi pada Kamis, 11 Juni 2026. Rombongan bahkan telah menyelesaikan seluruh ibadah wajib dan persiapan dokumen sebelum menaiki pesawat. Otoritas memastikan tidak ada dokumen jemaah yang tertinggal selama proses pemulangan berlangsung.

“Alhamdulillah ini tadi baru selesai melaksanakan salat magrib jamak dengan isya di musala bandara ruang tunggu King Abdul Aziz,” ujar Ustadz Nurbini dalam laporan tertulisnya saat berada di Bandara Jeddah.

Ia menambahkan bahwa seluruh anggota kelompok terbang ini berada dalam kondisi sehat. “Alhamdulillah semua jemaah lengkap, berangkat 360, pulang 360 jemaah,” kata Ustadz Nurbini menegaskan data kepulangan.

Setelah menyelesaikan ibadah di bandara, ratusan jemaah memasuki proses masuk pesawat (boarding) pada jam 22.00 waktu Arab Saudi. Penerbangan internasional ini menempuh rute panjang sebelum akhirnya transit di pulau Sumatra siang tadi. Kini, estimasi kedatangan di Solo dipastikan tetap sesuai dengan jadwal semula.

Alur Penjemputan Bebas di Islamic Center Manyaran

Setelah upacara penyambutan di Donohudan selesai, armada bus akan langsung membawa jemaah haji Semarang menuju titik akhir pemulangan. Panitia menjadwalkan pembongkaran rombongan dipusatkan di Gedung Islamic Center Manyaran, Kota Semarang. Lokasi ini dipilih karena memiliki area parkir yang luas untuk menampung kendaraan keluarga.

Menariknya, panitia menerapkan aturan khusus saat rombongan tiba di lokasi akhir ini. Pihak otoritas meniadakan segala bentuk seremonial atau pidato sambutan lanjutan di Manyaran. Kebijakan tersebut diambil demi mempercepat waktu istirahat jemaah yang kelelahan.

“Di Islamic Center Manyaran sudah tidak ada upacara lagi, langsung eh dijemput oleh masing-masing keluarga,” tutur Ustadz Nurbini menjelaskan mekanisme tersebut.

Langkah taktis ini sengaja diambil untuk mengurangi kerumunan massa yang berpotensi memacetkan jalur sekitar Manyaran. Oleh karena itu, pihak keluarga penjemput diimbau untuk datang tepat waktu. Warga dapat memantau estimasi pergerakan bus secara berkala agar tidak menunggu terlalu lama.

Manajemen Bus Taktis di Hotel Arab Saudi

Sebelumnya, manajemen pendorongan jemaah saat meninggalkan hotel di Arab Saudi sempat berjalan sangat dinamis. Panitia harus mengatur ratusan orang secara taktis karena armada bus tiba di lobi hotel secara acak. Kondisi armada yang datang tidak berurutan sempat memicu penyesuaian jadwal di lapangan.

“Kita atur sesuai dengan eh bis yang sudah ada eh karena tidak urut mulai dari bis 1 atau dari bis 9, tapi eh kedatangan bis eh sesuai nomor bis beda-beda sehingga kita eh arahkan kita panggil untuk turun ke lobi sesuai dengan bis yang sudah datang,” ucap Ustadz Nurbini menceritakan situasi di lapangan.

Siasat memanggil jemaah sesuai nomor kedatangan bus ini terbukti sukses besar. Langkah tersebut sukses memangkas waktu tunggu ratusan jemaah di dalam lobi hotel yang padat. Pola pengaturan yang rapi membuat proses keberangkatan menuju bandara berjalan sangat lancar.

Kontributor: Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: