
MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, GAYAMSARI – Shalat sebagai salah satu bagian penting ibadah dalam Islam sebagaimana bangunan ibadah yang lain juga memiliki banyak keistimewaan, tidak hanya memiliki hikmah spesifik dalam setiap gerakan dan rukunnya, namun secara umum shalat juga memiliki pengaruh drastis dalam perkembangan kepribadian seorang muslim. Tentu saja hal itu tidak serta merta dan langsung kita dapatkan dengan instan dalam pelaksanaan shalat. Manfaatnya tanpa terasa dan secara gradual akan masuk dalam diri muslim yang taat melaksanakannya.
Ustadz Drs. H. Danusiri M.Ag. saat menjadi narasumber kajian ahad pagi PCM Gayamsari menguraikan tentang hakikat shalat, bahwa tidak dapat diragukan bahwa shalat merupakan perkara yang sangat menggembirakan hati bagi orang-orang yang mencintainya dan merupakan kenikmatan ruh bagi orang-orang yang mengesakan Allah, puncak keadaaan orang-orang yang jujur dan parameter keadaan orang-orang yang meniti jalan menuju kepada Allah. Shalat merupakan rahmat Allah yang dianugerahkan kepada hamba-Nya, Allah memberi petunjuk kepada mereka untuk bisa melaksanakannya dan memperkenalkannya sebagai rahmat bagi mereka dan kehormatan bagi mereka, supaya dengan shalat tersebut mereka memperoleh kemulian dari-Nya dan keberuntungan karena dekat dengan-Nya.
MENGAPA ALLAH MEWAJIBKAN SHALAT ?
Sesungguhnya Allah SWT adalah Tuhan yang Maha Rahman dan Maha Rahim yang Maha Tahu akan segala apa yang ada dibumi, sehingga setiap apapun yang diperintahkan dan dilarang oleh-Nya benar-benar menunjukkan kasih saying dan cintanya kepada setiap makhluk di muka bumi.
Sebagaimana firman Allah didalam surat Al-Kautsar ayat 2 :
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنْحَرْ
Artinya : Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah
Ayat tersebut menunjukkan betapa pentingnya menjalankan ibadah yang satu ini, bahkan Allah mengacam manusia yang lalai dalam mengerjakan shalat dengan ancaman yang keras dalam surah Al-Maun ayat 4-5.
Surat Al-Maun ayat 4 :
فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ
Artinya : Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat
Surat Al-Maun ayat 5 :
ٱلَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ
Artinya : (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya
Dari ayat tersebut Allah memerintahkan untuk shalat sebagai pembeda antara yang mumin dan yang kafir, selain itu shalat juga ibadah yang membuat kita lebih dekat dengan Allah.
TUJUAN DAN FUNGSI SHALAT
Tujuan melaksankan sholat adalah untuk melaksanakan kewajiban kepada Allah Swt sebagai seorang muslim yang baik, sebagai tanda kepatuhan umat muslim kepada Allah Swt, sebagai pembeda antara muslim dan non muslim. Ada beberapa fungsi Sholat, antara lain :
a. Secara umum, fungsi sholat adalah untuk mengingatkan kita kepada Allah, menghidupkan rasa takut kepada Allah, menyuburkan pokok-pokok dan asas-asas tauhid, tali penghubung yang menghubungkan hamba dengan Allah, mendidik dan melatih kita menjadi orang yang tenang, dapat menghadapi segala kesusahan dalam hati.
b. Sholat merupakan gerak olah raga terbaik, secara medis dengan disiplin melakukan shalat setiap waktunya plus sholat malam, berdampak pada perubahan pada gerak otot dan hal ini mampu membangkitkan semangat baru pada tubuh, mengikis timbunan lemak di sekitar perut dan paha dan memperlambat efek-efek penuaan pada tubuh.
c. Manfaat Kekhusyukan dalam Sholat, hal yang dapat menurunkan kemampuan memusatkan pikiran dan bahkan merusaknya adalah penyimpangan dan terlalu sibuk dalam menuruti hawa nafsu. Dan akal merupakan alat yang mengagumkan dan memiliki kemampuan yang sangat hebat jika difokuskan pada suatu titik.
Sebagai penutup, ustadz Danusiri menjelaskan bahwa hikmah ibadah shalat sangat besar bagi kehidupan umat Islam baik dari segi kehidupan pribadi maupun masyarakat. Pelaksanaan shalat itu sendiri telah menunjukkan adanya rasa kepatuhan diri seseorang terhadap Allah Swt serta menunjukkan adanya rasa syukur terhadap segala apa yang dianugerahkan Allah, sehingga seorang hamba berhadapan dengan Tuhannya untuk menyampaikan segala puji-pujian yang Maha Agung.
Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara