Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Jalan Sehat Muhammadiyah Semarang Banjir Air Mata, Nomor Kupon Jadi Tiket Umroh ke Baitullah

21 Desember 2025, 20:30 WIB 3 menit baca
Jalan Sehat Muhammadiyah Semarang Banjir Air Mata, Nomor Kupon Jadi Tiket Umroh ke Baitullah

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Perjalanan menuju Baitullah seringkali dimulai dari langkah yang tak terduga. Dalam gelaran Jalan Sehat Muhammadiyah Semarang yang diikuti 20.000 peserta, hadiah umroh gratis menjadi oase bagi mereka yang mendambakan sujud di depan Ka’bah. Di tengah kemeriahan Milad ke-113 Muhammadiyah, terselip kisah-kisah inspiratif dari empat pemenang yang membuktikan bahwa takdir tak pernah salah alamat.

Awal Mula Mimpi Musa di Pagi Hari

Perjalanan itu dimulai bagi Musa saat pagi mulai merambat siang di halaman Balai Kota. Di tengah pukuhan ribu yang memadati lokasi, nomor kupon milik mahasiswa Unimus (Universitas Muhammadiyah Semarang) ini dibacakan oleh panitia.

Musa terpaku di tempatnya berdiri. Ia menatap sobekan kertas di tangannya dengan nanar, lalu menutup wajah dengan kedua telapak tangan. Seolah berusaha meyakinkan diri bahwa ia tidak sedang bermimpi.

Dengan langkah gemetar, ia naik ke panggung utama untuk menerima simbolis hadiah umroh gratis. “Ini beneran saya yang dapat?” bisiknya serak dengan mata berkaca-kaca.

Hadiah Umroh Gratis, Jawaban Doa Penghuni Rusunawa

Keberkahan Milad Muhammadiyah kali ini juga menyentuh Zaenal Arifin, pria paruh baya penghuni Rusunawa Kudu, Genuk. Walau Zaenal seorang pekerja keras, secara logika finansial, menabung untuk biaya umroh adalah perjuangan yang sangat berat baginya. Namun, di hadapan ribuan pasang mata, Zaenal membuktikan bahwa ketulusan doa mampu menembus batas ekonomi.

Bagi Zaenal, nomor kupon yang terpilih adalah jawaban tunai atas doa-doanya di sela lelah bekerja. Air mata yang membasahi pipinya menjadi saksi bahwa meski tinggal di pinggiran kota, namanya kini tercatat sebagai calon tamu Allah.

Keajaiban Aisyah Saat Matahari di Atas Ubun-Ubun

Suasana mencapai puncak emosional saat matahari hampir berada di atas ubun-ubun. Suhu panas yang menyengat hampir membuat Aisyah Sakwela Aruna menyerah. Siswi SMP Muhammadiyah 6 Semarang ini sudah bersiap melangkah pulang karena tak tahan dengan cuaca yang membakar.

Namun, di saku seragamnya tersimpan kupon titipan sang nenek. Sambil berjalan menahan haus, ia terus merapal doa.

Tepat saat ia hampir keluar dari kerumunan, nomor kuponnya dipanggil. Aisyah mematung. Wajah layunya mendadak cerah dengan binar tidak percaya. Selembar kertas kecil itu ternyata menjadi “undangan” suci menuju Baitullah yang datang tepat di saat matahari sedang garang-garangnya.

Semangat Milad ke-113 Muhammadiyah

Selain Musa, Zaenal, dan Aisyah, Naneng Erfana dari Wonolopo juga turut merasakan keberkahan ini. Keempat tokoh ini menjadi simbol nyata dari tema besar Milad ke-113 Muhammadiyah yang terus menebar manfaat bagi umat.

Musa, mewakili perasaan para pemenang, berharap agar persyarikatan terus konsisten membawa dakwah Islam yang menyejukkan. Kini, bagi mereka, setiap tetes keringat yang jatuh di aspal Balai Kota Semarang bukan lagi sekadar lelah, melainkan langkah awal perjalanan spiritual menuju Tanah Suci.

Baca juga:

Hadiah “Bernyawa” di Milad ke-113 Muhammadiyah, Erna Pulang Menuntun Kambing dari Jalan Sehat Semarang

Banjir Hadiah Jalan Sehat Muhammadiyah Semarang! Raih 3 Paket Umroh, Motor, Tabungan 60 Juta dan Puluhan Lainnya

Kontributor: Riyo Zakariya
Editor: Agung S Bakti
Bagikan: