Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

UMKM Binaan Muhammadiyah Raih Omzet Besar di Milad ke-113 di Balai Kota

27 Desember 2025, 07:15 WIB 2 menit baca
Bazzar UMKM binaan Muhamamdiyah si MIlad ke-113 PDM Kota Semarang diserbu masyarakat. Para pedagang raih omzet besar.

SEMARANG – Perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah di Semarang sukses menjadi ajang pamer kekuatan ekonomi kerakyatan. Puluhan stan UMKM Binaan Muhammadiyah dilaporkan meraup omzet besar setelah diserbu puluhan ribu peserta jalan sehat yang memadati halaman Balai Kota Semarang, Ahad (21/12/2025).

Kehadiran para pelaku usaha ini menciptakan perputaran uang yang signifikan dalam waktu singkat. Mulai dari sajian kuliner khas hingga produk kebutuhan harian, seluruh dagangan yang dijajakan oleh UMKM Binaan Muhammadiyah ludes terjual seiring dengan tingginya antusiasme warga yang hadir sejak pagi hari.

UMKM Binaan Muhammadiyah, Sejahterakan Akar Rumput

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang, Dr. KH. Fachrur Rozi, M.Ag., mengawal langsung jalannya bazar ini. Ia menyempatkan diri berkeliling menyapa para pedagang dan menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM Binaan Muhammadiyah adalah misi besar persyarikatan untuk menyejahterakan masyarakat dari akar rumput.

Menurutnya, Muhammadiyah fokus membina masyarakat kelas menengah ke bawah agar mampu mandiri secara finansial. Ia memuji kualitas produk yang ditampilkan karena sangat relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.

“Keterlibatan UMKM Binaan Muhammadiyah ini merupakan bagian dari ikhtiar nyata kami dalam menyejahterakan bangsa melalui wadah persyarikatan,” ungkap kyai kondang Semarang itu.

Membuka Pintu Rezeki bagi Semua

Keberhasilan bazar kali ini juga mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Lembaga Pengembangan UMKM (LP UMKM) PDM Kota Semarang, Drs. Fajar Arifin, M.M. Ia merasa sangat bersyukur karena acara ini tidak hanya menarik minat warga Muhammadiyah semata. Dalam pengamatannya, banyak pedagang dari luar organisasi yang juga ikut menjajakan produk mereka dan meraih untung besar.

Jalan Sehat kemarin ia ibaratkan sebagai pintu baru yang membuka peluang rezeki bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang. Muhammadiyah memberikan ruang yang luas bagi masyarakat umum untuk ikut meramaikan dan mencari nafkah di area Balai Kota.

Drs. Fajar Arifin, dengan wajah sumringah, menyampaikan rasa syukurnya atas keterbukaan akses ekonomi tersebut. “Banyak bersyukur adanya para UMKM pada saat acara. Pengisi stand ini terbuka untuk umum, Selain warga Muhammadiyah pun boleh untuk menjajakan apa yang dijualnya,” tutur Fajar menekankan sifat inklusif kegiatan tersebut.

Antusiasme warga yang luar biasa ini memberikan harapan baru bagi masa depan ekonomi kerakyatan di Semarang. Muhammadiyah berkomitmen untuk terus konsisten membina UMKM Binaan Muhammadiyah agar semakin berdaya saing, sekaligus menjadi berkat bagi sesama dalam semangat berbagi dan tumbuh bersama.

Baca juga:

Laris Manis! Strategi Branding ‘Mentari Ceria’ Bikin Produk UMKM Ludes Diserbu Pembeli

Muhammadiyah Jamin Mutu Produk Lokal: UMKM Dibimbing Bersertifikat Halal dan Kuasai Pasar Digital

Kontributor: Riyo Zakaria
Editor: RizkI Aulia
Bagikan: