Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Sambut Tahun Baru 2026, Warga Muhammadiyah Diminta Bumikan Kalender Hijriah

5 Januari 2026, 09:02 WIB 2 menit baca
Foto bersama Dr. Fachrur Rozi dan warga PCM Candisari 1 dalam acara Jalan Sehat Muhammadiyah di Masjid Raya Candi Lama Semarang.
Ketua PDM Kota Semarang, Dr. Fachrur Rozi (tengah baju batik), berfoto bersama jajaran pengurus PCM Candisari 1 dan peserta Jalan Sehat Muhammadiyah di halaman Masjid Raya Candi Lama, Minggu (4/1/2026).

CANDISARI, muhammadiyahsemarangkota.org Di tengah hiruk-pikuk perayaan Tahun Baru 2026, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang Dr. Fachrur Rozi menegaskan bahwa Kalender Hijriah adalah identitas waktu sejati yang harus dijaga oleh umat Islam.

Hal itu ia tekankan saat melepas rombongan Syiar Dakwah dalam agenda Jalan Sehat Muhammadiyah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Candisari 1 di kawasan Kaliwiru, Ahad (4/1/2026).

Di hadapan 160 warga yang berkumpul di Masjid Raya Candi Lama, Fachrur Rozi menyoroti pentingnya menjaga jati diri umat di tengah arus modernitas.

“Tahun baru membawa semangat baru. Kita memang menggunakan penanggalan Masehi dalam urusan duniawi, namun jangan sampai umat Islam melupakan Kalender Hijriah,” ujar Fachrur Rozi dengan penuh semangat.

Menurutnya, penanggalan Islam tersebut merupakan pengikat sejarah besar sekaligus panduan utama dalam menjalankan ibadah.

Meluruskan Pandangan Ziarah dalam Muhammadiyah

Selain membumikan penggunaan Kalender Hijriah, Fachrur Rozi juga meluruskan pandangan jamaah mengenai praktik Ziarah dalam Muhammadiyah. Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo itu menjelaskan bahwa Muhammadiyah tidak melarang ziarah asalkan sesuai dengan tuntunan Rasulullah sebagai pengingat mati.

Selain itu, ia mengingatkan warga bahwa kedudukan manusia di hadapan Allah hanya dibedakan oleh kadar ketakwaannya.

Sejalan dengan pesan tersebut, ratusan warga kemudian menyusuri asrinya Kampung Kaliwiru sebagai bentuk dakwah lapangan yang inklusif.

Ketua PCM Candisari 1, H. Arie Puji Waluyo, S.E., mengapresiasi kekompakan warganya yang hadir sejak pagi buta. “Kehadiran warga yang tertib dan ramah menunjukkan bahwa Muhammadiyah selalu membawa energi positif bagi lingkungan sekitar,” kata Arie.

Semangat Baru dan Kehangatan Kalender Hijriah di Tahun Baru 2026

Keseruan acara mencapai puncaknya saat seluruh peserta kembali ke garis finish untuk menikmati sarapan soto bersama. Fachrur Rozi tampak membaur dan bercengkerama akrab dengan warga sembari menyantap hidangan hangat di halaman masjid. Momentum ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi yang guyub untuk mengawali Tahun Baru 2026.

Sebagai penutup, panitia membagikan puluhan doorprize menarik melalui pengundian kupon yang memicu gelak tawa warga.

Melalui semangat Milad Muhammadiyah tahun ini, PCM Candisari 1 berkomitmen untuk terus bergerak maju. Mereka ingin memastikan bahwa kesadaran akan Kalender Hijriah dan nilai-nilai Islam tetap menjadi fondasi kuat dalam setiap gerak dakwah di wilayah Semarang.

Baca juga:

Refleksi Tahun Baru Masehi dalam Perspektif Muhammadiyah

Kontributor: Fahim Ahsani (Tim Media Candisari)
Editor: Agung S Bakti
Bagikan: