Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Lebih Muda dan Lincah, Ambulans Muhammadiyah Semarang Siap Siaga 24 Jam

9 September 2026, 11:44 WIB • 3 menit baca
Jajaran jajaran unit Ambulans Muhammadiyah Semarang bersama para pengurus dan relawan Lazismu di halaman Masjid Jami Jatisari.
Para relawan dan pengurus Lazismu Kota Semarang berfoto bersama enam unit armada Ambulans Muhammadiyah Semarang saat peluncuran peremajaan unit Ambulans PCM Mijen di halaman Masjid Jami Jatisari, Ahad (6/9/2026).

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Pelayanan medis darurat bagi warga Semarang kini menjadi jauh lebih cepat. Melalui peremajaan armada di wilayah Mijen, Ambulans Muhammadiyah Semarang siap siaga penuh melayani kebutuhan masyarakat secara tanggap dan bebas biaya.

Peluncuran Armada Baru di Masjid Jami Jatisari

Langkah peremajaan ini resmi ditandai melalui peluncuran armada baru pada Ahad, 6 September 2026, di Masjid Jami Jatisari saat KAP PCM Mijen. Momentum ini menjadi kabar baik karena kehadiran unit baru tersebut otomatis menambah kekuatan operasional menjadi total enam armada aktif di bawah naungan Lazismu Kota Semarang.

Proses pembaruan unit ini tidak berjalan sendiri. Selama empat bulan penuh, Lazismu KL Mijen berkolaborasi erat dengan Lazismu Daerah Kota Semarang dalam menggalang dukungan dana hingga armada Ambulans PCM Mijen siap mengaspal.

“Ambulans PCM Mijen sebenarnya bukan ambulans yang baru ada, tetapi ambulans milik lembaga pelayanan husnul khatimah PCM Mijen yang lama diupgrade menjadi ambulans yang lebih muda agar lebih lincah dalam pelayanan dan lebih mudah perawatannya,” ujar Thomi Setiawan selaku Manajer Lazismu Kota Semarang.

Respons Cepat Melalui Sistem Posko Terdekat

Kehadiran armada muda ini langsung meningkatkan kualitas kecepatan penanganan darurat di lapangan. Melalui sistem koordinasi terpadu di kantor daerah, petugas akan merespons setiap panggilan warga dengan memberangkatkan mobil operasional dari lokasi posko terdekat.

Langkah ini memastikan bahwa masyarakat dapat memperoleh pelayanan medis gratis tanpa perlu menunggu lama. Oleh karena itu, penguatan jaringan ini menjadi fokus utama organisasi dalam memperluas jangkauan kebaikan di tengah warga.

“Selanjutnya dalam koordinasi Kantor Daerah, Ambulans ini menjadi penguat jaringan ambulans muhammadiyah di kota semarang sehingga total ambulans muhammadiyah yang melayani umat berjumlah 6 unit armada,” ujar Thomi Setiawan.

Jangkauan Pelayanan Luas hingga Pelosok Negeri

Saat ini, posko pelayanan sudah tersebar di enam titik strategis, mulai dari Kantor PDM Kota Semarang, PCM Mijen, PCM Pedurungan, PCM Banyumanik, PCM Candisari 2, hingga PCM Gunungpati 2. Keberadaan jaringan ini mempermudah mobilisasi tim medis ke berbagai pelosok wilayah.

Selain fokus melayani area lokal, armada ini juga memegang mandat kemanusiaan yang lebih luas. Dengan demikian, tim operasional siap mengantar pasien maupun pertolongan darurat ke berbagai wilayah di Indonesia saat bantuan dibutuhkan.

“Permintaan layanan kepada lazismu kota semarang akan dijalankan oleh ambulans terdekat dengan lokasi penerima manfaat. Harapannya semoga ambulans muhammadiyah kota semarang dapat memperluas jaringan kebermanfaatan, seiring peningkatan kualitas layanan ambulans muhammadiyah kepada masyarakat,” tutur Thomi Setiawan.

Pembaruan unit Ambulans PCM Mijen ini membuktikan komitmen nyata organisasi dalam menghadirkan pelayanan medis gratis yang andal. Dengan armada yang lebih segar dan lincah, Ambulans Muhammadiyah Semarang siap memberikan pertolongan terbaik demi keselamatan jiwa warga. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau pengantaran pasien, layanan call center Lazismu Kota Semarang dapat dihubungi secara cepat melalui nomor WhatsApp +62 856-4087-3531.

Kontributor: MPI PDM Kota Semarang
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: