Analogi “Piknik Tanpa Sangu” Warnai Peluncuran Kajian Baiti Jannati PCA Semarang Barat
SEMARANG BARAT , muhammadiyahsemarangkota.org – Bayangkan diajak piknik gratis, tapi lupa membawa uang saku. Di saat orang lain asyik jajan dan beli oleh-oleh, kita hanya bisa diam menahan keinginan. Tentu rasanya tidak nyaman.
Analogi menggelitik inilah yang dilontarkan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang, Dr. H. Fahrur Rozi, M.Ag., saat menyapa jamaah di Masjid Al Muhajirin, Jalan Damarwulan II No. 41, Karangayu. Ilustrasi tentang “bekal perjalanan” tersebut menjadi materi pembuka dalam peluncuran Pengajian PCA Semarang Barat bertajuk “Baiti Jannati”, Ahad pagi (7/12/2025).
Hidup Sekadar Mampir, Siapkan Bekal
Sosok yang akrab disapa Yai Rozi ini mengajak jamaah berpikir realistis. Hidup di dunia itu sebentar, persis seperti piknik. Jika tidak punya bekal cukup, perjalanan panjang menuju akhirat kehidupan yang sesungguhnya akan terasa berat.
Dalam materinya yang bertema Semangat dalam Ber-Islam, Yai Rozi menegaskan bahwa semangat beragama harus mewujud dalam kesungguhan mencari bekal amal.
“Semua harta, keluarga, jabatan, akan kita tinggalkan. Hanya amal yang akan kita bawa saat menghadap Allah SWT,” tegas Yai Rozi.
Ia mendorong agar majelis ilmu menjadi sarana utama memperkaya diri. “Mari kita istiqomah dalam belajar agama guna mempersiapkan bekal terbaik,” pesannya kepada jamaah.
Ratusan Jamaah Padati Masjid
Kegiatan perdana Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Semarang Barat ini langsung diserbu peminat. Sejak pukul 07.00 WIB, sekitar 130 orang memadati lokasi acara.
Hadirin datang dari beragam latar belakang, mulai dari anggota Aisyiyah dan Muhammadiyah, guru TK ABA se-Semarang Barat, wali murid, hingga warga sekitar masjid.
Ketua PCA Semarang Barat, Hj. Istikomah, mengapresiasi respon positif warga persyarikatan. Ia bersyukur acara perdana ini berjalan ramai.
“Alhamdulillah, kami bahagia melihat antusiasme jamaah. Terima kasih atas kehadirannya,” ujar Hj. Istikomah. Ia optimistis jumlah peserta akan terus bertambah di pertemuan-pertemuan selanjutnya.
Pulang Bawa Sayuran
Acara yang dibuka dengan tilawah Al-Qur’an Surat Al-Baqarah oleh Hj. Choiriyah ini ditutup dengan kejutan manis. Panitia tidak membiarkan jamaah pulang dengan tangan kosong.
Selain membawa ilmu sebagai bekal akhirat, jamaah juga membawa pulang bingkisan sayuran segar sebagai bentuk apresiasi panitia. Kajian Baiti Jannati dijadwalkan rutin digelar tiap Ahad pekan pertama setiap bulannya, menjadi oase ilmu bagi warga Semarang Barat.
Baca juga : Tegaskan Kecintaan pada Rasul, Muhammadiyah Jangan Anti Sholawat