Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Gebrakan Perempuan Berdaya! Inilah Aksi Nyata Aisyiyah Semarang

5 Maret 2026, 19:47 WIB 3 menit baca
Foto dari sudut pandang belakang jamaah perempuan yang mengenakan kerudung berwarna-warni (kuning, hijau, biru) sedang duduk bersila di atas karpet masjid bermotif hijau. Di bagian depan, terdapat spanduk bertuliskan "BAKTI SOSIAL RAMADHAN 1447 H" dengan logo Aisyiyah dan Pelindo. Empat orang pengurus Aisyiyah mengenakan seragam batik hijau dan kerudung kuning/hijau duduk menghadap jamaah memberikan arahan.Foto dari sudut pandang belakang jamaah perempuan yang mengenakan kerudung berwarna-warni (kuning, hijau, biru) sedang duduk bersila di atas karpet masjid bermotif hijau. Di bagian depan, terdapat spanduk bertuliskan "BAKTI SOSIAL RAMADHAN 1447 H" dengan logo Aisyiyah dan Pelindo. Empat orang pengurus Aisyiyah mengenakan seragam batik hijau dan kerudung kuning/hijau duduk menghadap jamaah memberikan arahan.
PEREMPUAN BERDAYA: Jajaran Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Semarang saat memberikan pengarahan dalam acara Bakti Sosial Ramadhan 1447 H di Masjid At-Taqwa Indraprasta, Minggu (1/3/2026). Kegiatan ini mengintegrasikan pengajian dengan pembagian paket sembako serta layanan medis gratis bagi lansia dan dhuafa sebagai wujud nyata pengabdian kemanusiaan di Kota Atlas.

Semarang, muhammadiyahsemarangkota.org — Senyum sumringah para ibu lansia menghiasi pelataran Masjid At-Taqwa Indraprasta saat menerima paket sembako dan layanan medis cuma-cuma. Buktinya, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Semarang sukses menggelar aksi kemanusiaan yang menyasar ratusan warga dhuafa pada Ahad (1/3/2026). Alhasil, kemeriahan acara ini membuktikan bahwa gerakan perempuan bukan hanya soal diskusi, melainkan aksi nyata yang langsung menyentuh akar rumput.

Organisasi perempuan tertua ini menunjukkan komitmennya melalui program kerja tahunan Majelis Kesejahteraan Sosial yang berkolaborasi dengan Majelis Kesehatan. Pasalnya, mereka tidak hanya membagikan kebutuhan pangan, tetapi juga memberikan akses konsultasi dokter secara gratis bagi warga yang membutuhkan. Sinergi ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial merupakan nafas utama dalam setiap gerak langkah pengabdian mereka di Kota Atlas.

Sinergi Kemanusiaan: Gandeng Pelindo Hingga Tim Medis Unimus

Selanjutnya, kesuksesan agenda besar ini tidak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak yang memiliki visi kemanusiaan serupa. Buktinya, PT Pelindo Terminal Petikemas secara konsisten menyokong dana bantuan sembako bagi para janda dan lansia selama dua tahun terakhir. Dra. Nur Hayati selaku perwakilan panitia mengapresiasi kolaborasi apik ini sebagai langkah nyata dalam merangkul masyarakat sekitar yang kurang beruntung.

Selain logistik, Klinik Pratama Unimus turut menerjunkan tim medis terbaiknya untuk memberikan cek kesehatan serta pembagian vitamin dan obat-obatan.

“Kami mengutamakan bantuan ini untuk kaum dhuafa, terutama ibu-ibu lansia dan janda sebagai wujud pengabdian kemanusiaan,” ungkap Nur Hayati dengan penuh semangat.

Dampaknya, warga tidak hanya pulang dengan tangan penuh bahan pangan, tetapi juga membawa pulang ketenangan terkait kondisi kesehatan mereka. Ternyata, model bakti sosial yang terintegrasi seperti ini jauh lebih efektif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dhuafa di Semarang.

Ajakan Bergabung: Meraih Ilmu dan Jaringan Sosial yang Bermanfaat

Kemudian, Ketua PDA Kota Semarang, Aminah Kurniasih, S.Pd., M.Pd., mengajak seluruh perempuan yang hadir untuk tidak ragu bergabung dengan barisan Aisyiyah. Buktinya, pimpinan tersebut menjelaskan bahwa menjadi bagian dari organisasi ini akan memberikan keuntungan ganda berupa ilmu agama dan jaringan sosial yang luas. Karakter “Amaliah Solihah” menjadi identitas utama yang mereka tawarkan kepada setiap perempuan yang ingin memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Para donatur dan panitia mendapatkan apresiasi tinggi karena telah menjaga amanah untuk membagikan rezeki kepada yang berhak menerimanya.

“Bergabunglah dengan kami karena di Aisyiyah itu menyenangkan; ilmunya dapat, jaringan sosialnya luas, dan pastinya penuh manfaat,” ajak Aminah Kurniasih di hadapan jamaah.

Kegiatan yang diawali dengan pengajian ini ditutup dengan harapan agar kualitas bantuan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. Sejatinya, sekecil apa pun pemberian yang kita bagikan dengan ikhlas akan menjadi amal jariyah yang tak terputus nilainya. Mari kita dukung terus gerakan perempuan berdaya ini agar semakin banyak senyum yang terpancar dari wajah-warga dhuafa di sekitar kita!

Baca Juga :

Hapus Keraguan! Cara Cerdas Aisyiyah Semarang Perkuat Iman Puluhan Mualaf

Ideologi ‘Aisyiyah: Kompas Perempuan Berkemajuan Hadapi Transformasi Sosial

Kontributor: Tim MPI PDM Semarang
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: