Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Gali Ilmu Manajemen Hingga ke China, Sekolah Muhammadiyah Siap Dobrak Standar Global

17 September 2026, 14:23 WIB 3 menit baca
Rombongan 32 pimpinan dan kepala sekolah Muhammadiyah membentangkan spanduk pelatihan bersama mitra lokal di depan gedung berarsitektur modern China.
Jejaring global pendidikan Muhammadiyah makin mendunia! Delegasi pimpinan dan kepala sekolah Muhammadiyah berfoto bersama membentangkan spanduk "Training on Management and Educational Leadership" di Foshan, China, Kamis (17/9/2026).

GUANGZHOU, muhammadiyahsemarangkota.org – Langkah progresif kembali ditunjukkan oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Lembaga ini memberangkatkan 32 pimpinan dan kepala sekolah untuk menyerap tata kelola pendidikan modern di China pada 14–18 September 2026.

Melansir rilis resmi portal muhammadiyah.or.id, program Training on Management and School Leadership ini terjalin atas kerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia. Para peserta menjelajahi tiga kota utama, yakni Guangzhou, Foshan, dan Shenzhen.

Langkah strategis ini bertujuan memperluas wawasan kepemimpinan, tata kelola lembaga, hingga pengembangan pendidikan vokasi. Muhammadiyah berkomitmen membawa pulang praktik-praktik baik tersebut untuk diterapkan sesuai nilai keislaman dan kebutuhan nasional.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Pihaknya menekankan pentingnya proses adaptasi teknologi dan manajemen yang tepat guna.

“Ikuti seluruh agenda dengan baik dan sungguh-sungguh. Apa yang dipelajari harus mampu membawa perubahan bagi kemajuan pendidikan Muhammadiyah. Jadi, amati praktik-praktik yang baik, pelajari, kemudian modifikasi sesuai dengan kebutuhan kita,” pesan Didik Suhardi pada Kamis (17/9/2026).

Bedah Manajemen Sekolah Unggulan di Tiga Kota

Selama lima hari penuh, para pimpinan sekolah Muhammadiyah mempelajari secara langsung ekosistem pembelajaran modern di China. Pertama-tama, rombongan mengawali rangkaian studi lapangan di Guangzhou dengan mengunjungi Guangzhou Xiehe Middle School serta Guangzhou Huimin Primary School.

Berikutnya, para peserta bergerak menuju kota industri Foshan untuk menimba ilmu tata kelola vokasi tingkat menengah di Shunde Leung Kau Kui Vocational and Technical School. Akhirnya, rombongan menuntaskan agenda pembelajaran di Shenzhen melalui kunjungan ke Shixia School dan Shenkang Campus of Hongling Education Group.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah sekaligus pemimpin delegasi, R. Alpha Amirrachman, menegaskan bahwa pengalaman internasional ini menjadi kunci utama transformasi. Pihaknya ingin memperkuat jejaring global tanpa mengikis identitas persyarikatan.

“Program ini diarahkan untuk memperkuat jejaring pendidikan Muhammadiyah agar semakin maju, unggul, adaptif, dan berdaya saing global tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai yang menjadi fondasi pendidikan,” ujar Alpha Amirrachman.

Pertukaran Ilmu Demi Transformasi Pendidikan Vokasi

Melalui kunjungan komprehensif ke berbagai jenjang sekolah ini, para peserta mendapatkan peta perbandingan yang sangat kaya. Sebab, para pimpinan sekolah dapat menganalisis langsung penerapan teknologi pembelajaran serta pengembangan sumber daya manusia di negara maju.

Bahkan, pengelola pendidikan vokasi Muhammadiyah berpeluang besar mengadopsi skema pembelajaran praktis yang selaras dengan kebutuhan industri global. Nantinya, para pengurus akan merumuskan hasil studi ini menjadi panduan manajemen baru di lingkungan sekolah persyarikatan.

Pada akhirnya, langkah nyata ini membuktikan komitmen kuat Muhammadiyah dalam mencetak generasi penerus berdaya saing tinggi. Dari Guangzhou hingga Shenzhen, para kepala sekolah siap menghembuskan semangat perubahan ke seluruh pelosok tanah air.

Kontributor: Tim MPI PDM Semarang
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: