Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Resmikan SD Muhammadiyah Plus, Menteri Dikdasmen Prof Abdul Mu’ti Tegaskan Pentingnya Membangun Sekolah Bagus

14 Juni 2026, 14:03 WIB 3 menit baca
Foto dokumentasi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. H. Abdul Mu'ti, M.Ed., yang mengenakan kemeja batik hijau bermotif merah dan peci hitam sedang membungkuk untuk menandatangani prasasti marmer hitam di atas meja berbalut kain merah-emas. Beliau dikelilingi oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah pria yang bertepuk tangan khusyuk, sementara di latar belakang kiri tampak beberapa ibu-ibu menyaksikan jalannya prosesi peresmian dengan antusias.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI sekaligus Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., saat menandatangani prasasti peresmian Gedung SD Muhammadiyah Plus Banyumanik dan KB 01 Aisyiyah Banyumanik di sela Pengajian Pimpinan di Semarang, Sabtu (13/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan bahwa pendirian gedung sekolah bagus merupakan bagian penting dari strategi dakwah modern persyarikatan untuk menarik kepercayaan masyarakat.

Semarang, muhammadiyahsemarangkota.org — Langkah konkret berupa penyediaan fasilitas pendidikan yang megah dan modern saat ini menjadi strategi syiar Islam yang sangat efektif di tengah masyarakat. Sudut pandang berkemajuan inilah yang mendasari pentingnya membangun sekolah bagus demi melahirkan generasi masa depan yang unggul. Komitmen besar tersebut mengemuka secara kuat dalam acara Pengajian Pimpinan Muhammadiyah Kota Semarang pada Sabtu (13/6/2026) kemarin.

Suasana di Gedung Dakwah Harmoni Muhammadiyah Kedungmundu seketika bergemuruh riuh oleh tepuk tangan ratusan jemaah. Momentum tersebut lahir saat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., memberikan ceramah yang segar. Abdul Mu’ti hadir secara langsung untuk meresmikan dua fasilitas pendidikan baru di bawah naungan persyarikatan.

Fasilitas baru tersebut meliputi Gedung SD Muhammadiyah Plus Banyumanik serta KB 01 Aisyiyah Banyumanik. Dalam tausiyahnya, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah ini menyentil pengelola institusi pendidikan agar serius menghadirkan gedung sekolah bagus. Langkah fisik tersebut mencerminkan profesionalisme dan keunggulan kualitas gerakan dakwah Muhammadiyah di mata publik.

“Punya SD itu adalah dakwah, makanya saya sering bilang begini. Kalau bangun gedung itu jangan jelek-jelek, karena gedung sekolah bagus itu dakwah. Kampusnya bagus, Muhammadiyah,” tegas Prof. Abdul Mu’ti yang langsung memantik anggukan setuju dari ratusan pleno pimpinan.

Siap Jawab Ekspektasi Tinggi Masyarakat

Agenda peresmian ini sukses menarik perhatian besar dari seluruh elemen persyarikatan di Kota ATLAS. Jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), hingga tingkat cabang, ortom, dan badan usaha memadati ruangan. Ketua PDM Kota Semarang, Dr. KH. Fachrur Rozi, M.Ag., menyampaikan rasa syukur atas pencapaian besar ini.

Fachrur Rozi menilai bahwa masyarakat saat ini menaruh harapan yang sangat besar terhadap kualitas pendidikan Muhammadiyah. Oleh karena itu, persyarikatan menjawab ekspektasi tersebut dengan menyediakan sarana prasarana yang sangat memadai. Kehadiran fisik gedung sekolah bagus ini resmi menandai awal berkiprahnya lembaga baru di tengah masyarakat.

“Apalagi kemudian kita berikan nama Muhammadiyah Plus, dengan harapan bisa memberikan nilai yang dalam bahasa Pak Menteri tadi, yang membedakan dengan yang lainnya. Maka mudah-mudahan dengan diresmikannya dua gedung ini, minat masyarakat untuk bergabung di sekolah Muhammadiyah dan Aisyiyah akan semakin tinggi,” ungkap Dr. KH. Fachrur Rozi dengan optimis.

Rancang Investasi Akhlak Sejak Usia Dini

Selanjutnya, atmosfer kebahagiaan juga terpancar kuat dari pengurus wilayah tingkat kecamatan selaku pengelola lokasi. Ketua PCM Banyumanik, Drs. H. Maskuri, M.Pd., menjabarkan sejumlah harapan besar terkait operasional sekolah baru tersebut. Maskuri berkomitmen untuk menghadirkan pola pembiasaan perilaku muslim yang baik lewat metodologi pembelajaran yang matang.

Pihak pengelola merancang sekolah ini sebagai wadah strategis untuk mencetak kader Muhammadiyah masa depan secara berkelanjutan. Keberadaan Kelompok Bermain (KB) menjadi hulu penting sebelum anak didik melanjutkan jenjang ke TK Aisyiyah. Setelah itu, para siswa memiliki peluang besar untuk meneruskan pendidikan ke SD Muhammadiyah Plus Banyumanik.

Pihak sekolah mengonfirmasi bahwa aktivitas pembelajaran perdana akan resmi berjalan mulai tahun ajaran 2026 ini. Manajemen optimistis kehadiran fasilitas baru ini mampu memperkuat kepercayaan publik dalam mendidik karakter anak. Sinergi yang kuat terbukti sukses mewujudkan gedung sekolah bagus demi mencetak generasi emas yang berakhlak mulia.

Kontributor: Tim MPI PDM Semarang
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: