Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Metode ‘Cair Dobrak Kebekuan’: Siswa SD Aisyiyah SBH Semarang Ngakak Belajar Inggris Bareng Guru Prancis-Maroko!

13 Desember 2025, 20:29 WIB 2 menit baca
Metode ‘Cair Dobrak Kebekuan’: Siswa SD Aisyiyah SBH Semarang Ngakak Belajar Inggris Bareng Guru Prancis-Maroko!

TEMBALANG, muhammadiyahsemarangkota.org- Suasana berbeda menyelimuti kelas ekstrakurikuler Bahasa Inggris di SD Aisyiyah Saubari Bening Hati (SBH), Sabtu (13/12/25). 

Program khusus yang difasilitasi oleh Muhammadiyah Learning Center (MLC) Unimus Semarang sukses menghadirkan dua volunteer teacher (guru relawan) internasional ke tengah-tengah siswa. Kehadiran mereka bukan sekadar tamu, melainkan membawa angin segar yang mengubah cara pandang siswa terhadap bahasa asing.

Program ini mempertemukan siswa dengan Miss Lourine, pengajar asal Prancis, dan Mr. Abdul, pengajar berdarah Maroko yang menetap di Prancis. Kolaborasi ini mendobrak dinding kaku pembelajaran bahasa yang seringkali hanya berkutat pada buku teks.

Miss Lourine mengambil alih kelas selama lima pertemuan penuh. Ia tidak datang untuk mendikte rumus tata bahasa yang rumit.

Keseruan berlanjut pada dua pertemuan berikutnya bersama Mr. Abdul. Membawa latar belakang budaya ganda Maroko-Prancis, Abdul memperkaya wawasan siswa tentang ragam pengucapan dan budaya.

Bangkitkan Kepercayaan Diri Siswa

Yuni selaku Kepala SD Aisyiyah Saubari Bening Hati tak menutupi rasa bahagianya melihat transformasi energi di dalam kelas. Ia mengamati langsung bagaimana antusiasme siswa melonjak drastis.

“Selama belajar dengan volunteer teacher, murid-murid terlihat sangat excited dan semakin antusias dalam belajar. Ini menjadi pengalaman berharga yang berdampak positif bagi motivasi belajar mereka,” ujarnya.

Melalui program fasilitasi MLC Unimus ini, SD Aisyiyah SBH membuktikan bahwa pembelajaran bahasa Inggris bisa menjadi proses yang menyenangkan. 

Sekolah berharap interaksi global ini menanamkan benih kepercayaan diri dan wawasan luas pada siswa, tanpa melupakan akar karakter Islami mereka.

Pesan Hangat dari Sahabat Baru

Kesan mendalam tidak hanya milik siswa. Miss Lourine mengaku terkesan dengan karakter siswa SD Aisyiyah SBH yang unik. Ia merasakan sambutan hangat yang mencerminkan nilai-nilai sekolah yang kuat.

“Thank you to all the teachers for your welcoming in your wonderful school with beautiful values and sense of teaching. I will remember my time here with the lovely students funny, curious, and full of new words. I will think about SD Aisyiyah SBH,” ungkap Lourine.

Senada dengan rekannya, Mr. Abdul juga menutup sesi mengajarnya dengan pesan hangat. Ia bahkan memberikan julukan khusus bagi rekan mengajar lokalnya sebagai bentuk keakraban.

“Dear students and teachers, thank you for the great time at this school. I really enjoyed teaching you. A big thank you to Miss Yuni, the best partner in crime for teaching English. Bye, and don’t forget to do your homework!” pesan Abdul yang disambut tawa para siswa.

Baca juga : Inilah 90 Perempuan Lintas Agama Penjaga Moderasi, Aktivis Aisyiyah Semarang Salah satunya

Kontributor: Tim Humas SD Aisyiyah Saubari Bening Hati
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: