Lazismu Kota Semarang Gencarkan Program Ramadhan 1447 H, Gandeng Mahasiswa di CFD Simpang Lima
SEMARANG TENGAH, muhammadiyahsemarangkota.org – Menjelang bulan suci, akses zakat dan sedekah Semarang kini semakin dekat dengan masyarakat urban. Melalui Program Ramadhan 1447 H, Lazismu Kota Semarang mengajak pengunjung CFD Simpang Lima Semarang untuk mulai menanam benih kebaikan sejak dini dengan pendekatan yang hangat dan inspiratif.
Lembaga filantropi ini sengaja memilih pusat keramaian kota untuk memperkenalkan rangkaian agenda sosial mereka. Tidak sendirian, mereka menggandeng Mahasiswa PPL UIN Walisongo sebagai motor penggerak untuk menyapa warga. Strategi “jemput bola” ini terbukti efektif menarik perhatian para pelari pagi dan pesepeda yang sedang menikmati suasana akhir pekan.
Sentuhan Filantropi Islam Modern
Lazismu Kota Semarang menyadari bahwa mengedukasi warga perkotaan memerlukan kreativitas tinggi. Oleh karena itu, mereka menghadirkan wajah filantropi Islam modern melalui stand interaktif yang menarik. Di sana, warga bisa berkonsultasi mengenai rencana sedekah sambil mencoba roda keberuntungan (fortune wheel) yang disediakan oleh tim mahasiswa.
Para relawan muda ini bertugas menjelaskan detail Program Ramadhan 1447 H dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami. Selain membagikan brosur, mereka juga membuka dialog hangat tentang bagaimana dana sosial dapat membantu pendidikan dan kesehatan kaum dhuafa. Aksi sosial mahasiswa Semarang ini membuktikan bahwa semangat berbagi bisa tampil dengan wajah yang ceria dan kekinian.
Dampak Nyata Melalui Sinergi Muda
Sinergi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap bantuan dari muzakki tersalurkan secara tepat sasaran. Pihak lembaga menekankan bahwa keterlibatan anak muda sangat penting untuk memberikan energi baru dalam gerakan kemanusiaan. Dengan begitu, jangkauan manfaat Lazismu dapat menyentuh lapisan masyarakat yang lebih luas hingga pelosok kota.
“Kami berharap melalui kolaborasi ini, Lazismu terus konsisten memberikan dampak positif bagi sesama, baik bantuan material maupun dukungan pendidikan,” ujar perwakilan Lazismu Kota Semarang dengan penuh optimisme.
Menyongsong Keberkahan Bulan Suci
Melalui edukasi di area CFD ini, Lazismu ingin menanamkan pesan bahwa persiapan Ramadhan bukan hanya soal fisik, melainkan juga persiapan amal jariah. Meskipun bulan puasa masih menghitung hari, semangat membantu sesama sudah mulai berdenyut kencang di tengah hiruk-pikuk Kota Atlas.
Kegiatan pagi itu ditutup dengan antusiasme warga yang tinggi untuk ikut berkontribusi. Lazismu Kota Semarang pun optimis bahwa Program Ramadhan 1447 H kali ini akan menjadi jembatan kebaikan yang lebih kuat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Baca juga :
Tanpa Tarif! Ambulans Lazismu Semarang Siaga 24 Jam Layani Warga
Lazismu Semarang Kantongi Rp 21,9 Miliar, Catat Kenaikan Hampir 100% dan Peringkat Ketiga Se-Jateng
Strategi Memutus Rantai Kemiskinan dengan Zakat dan Program Lazismu