Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Serunya Liburan Sekolah dengan Mengasah Akhlak dan Skill Survival

8 Januari 2026, 19:11 WIB 2 menit baca
Suasana dalam ruangan Pesantren Ceria di Griya Harmoni Semarang, memperlihatkan seorang pemateri pria sedang berbicara di depan puluhan anak-anak yang duduk menyimak dengan latar belakang spanduk acara.
Membangun generasi berkemajuan: Anak-anak di wilayah Tembalang, Semarang, antusias mengikuti sesi materi dalam agenda Pesantren Ceria yang diselenggarakan oleh PCM & PCA Tembalang 1. Kegiatan ini memadukan penguatan tauhid dengan keterampilan hidup (survival skill) sebagai alternatif liburan sekolah yang bermakna

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Menghabiskan waktu libur sekolah tidak harus selalu identik dengan bermain gawai atau sekadar jalan-jalan ke pusat perbelanjaan. Kali ini, anak-anak di wilayah Tembalang, Semarang, merasakan pengalaman berbeda yang jauh lebih bermakna melalui agenda Pesantren Ceria.

Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah (PCM & PCA) Tembalang 1 sukses menyelenggarakan kegiatan edukatif ini di Griya Harmoni Semarang. Awalnya, acara ini bertujuan untuk menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus mengisi waktu luang para siswa dengan kegiatan yang positif. Hasilnya, puluhan santri cilik terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi yang dirancang dengan konsep yang menggembirakan namun tetap berbobot.

Membangun Karakter Melalui Ibadah dan Survival Skill

Selanjutnya, program ini tidak hanya mengajarkan hafalan Al-Qur’an semata. Panitia menyusun kurikulum yang sangat relevan dengan kebutuhan anak zaman sekarang, mulai dari pemahaman Tauhid hingga survival skill atau keterampilan bertahan hidup.
Bahkan, para peserta juga mendapatkan materi kesehatan diri dan pengenalan organisasi Muhammadiyah sebagai bekal kaderisasi sedini mungkin.

Pesantren Ceria ini memang mengedepankan pembentukan jiwa muslim yang berkemajuan sesuai dengan perkembangan zaman.

“Agenda ini berlangsung meriah, menggembirakan, dan membantu santri untuk berkemajuan dalam akhlak, iman, serta amal,” ungkap salah satu pengelola acara saat menjelaskan antusiasme wali murid yang luar biasa.

Selain itu, adanya pentas seni membuat anak-anak berani mengekspresikan bakat mereka di depan umum.

Menjadikan Agama Sebagai Landasan Ilmu Modern

Kemudian, pihak penyelenggara menegaskan bahwa pengenalan dakwah kepada masyarakat memang sebaiknya bermula sejak usia dini.

Pendekatan yang humanis dan menyenangkan terbukti efektif membuat anak-anak lebih mudah beradaptasi dengan ajaran Islam. Maka dari itu, Masjid dan Pesantren tetap menjadi rujukan utama dalam membangun peradaban yang cerdas dan berakhlak mulia.

Panitia berharap upaya ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam mencetak calon pemimpin umat yang intelek.

“Semoga apa yang telah kita upayakan membuat kontribusi dalam umat Islam yang berkemajuan serta mencetak ulama yang intelektual,” tegas perwakilan panitia PCM Tembalang 1 di akhir sesi kegiatan.

Akhirnya, melalui Pesantren Ceria ini, liburan sekolah pun berubah menjadi investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak bangsa.

Baca Juga :

Libur Tanpa Gadget! Menukar Layar HP dengan Hafalan Al-Qur’an di PTM Ibnu Abbas

Kontributor: Aul PCPM Tembalang 1
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: