Bekukan Sel Kanker Tanpa Operasi Besar, RS UNIMUS Hadirkan Teknologi Terkini di Semarang
SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Dunia kedokteran Indonesia kembali mencetak sejarah besar dalam penanganan penyakit kanker secara efisien dan minimal invasif. Langkah progresif ini terwujud saat Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) bersama RS UNIMUS meluncurkan fasilitas RS UNIMUS Cancer Care pada Sabtu (17/10/2026).
Peluncuran pusat layanan canggih ini berlangsung megah di PO Hotel Semarang. Momen istimewa tersebut bertepatan dengan pembukaan konferensi internasional The 10th Asian Society of Cryosurgery (ASC-10) yang menghadirkan ratusan pakar, dokter spesialis, serta peneliti medis dari berbagai belahan dunia.
Inovasi utama layanan ini terletak pada metode cryosurgery, yakni teknik memusnahkan jaringan kanker menggunakan suhu sangat dingin secara presisi. RS UNIMUS mengombinasikan metode ini dengan teknologi pencitraan laparoskopi fluoresensi 4K ICG untuk menjamin akurasi tindakan medis.
Rektor UNIMUS sekaligus Executive Chairman ASC-10, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas capaian besar ini. Pihaknya optimistis bahwa keberadaan fasilitas modern ini memberi harapan baru bagi kesembuhan para penderita kanker.
“Alhamdulillah, bersamaan dengan penyelenggaraan ASC-10, RS UNIMUS meluncurkan layanan penanganan kanker dengan metode cryosurgery. Mudah-mudahan layanan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Masrukhi saat memberikan sambutan resmi.
Terbangkan Dokter ke Tiongkok demi Kesiapan SDM Unggul
Demi menjaga mutu pelayanan medis kelas dunia, manajemen rumah sakit menyiapkan sumber daya manusia secara matang. RS UNIMUS telah mengirim lima dokter spesialis ke Tiongkok untuk menjalani pelatihan intensif dan workshop cryosurgery.
Direktur RS UNIMUS, dr. M Riza Setiawan, MOSH., menegaskan bahwa para tenaga medis siap menjalankan prosedur terobosan ini. Bahkan, konferensi hari kedua menampilkan demonstrasi langsung krioablasi kanker payudara dari fasilitas RS UNIMUS.
Aksi nyata ini mendapat apresiasi tinggi dari Pendiri ASC, Prof. Xu Kecheng. Pihaknya memuji keberanian UNIMUS dalam memelopori pengembangan teknologi medis minimal invasif di Asia Tenggara.
Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Dr. dr. Mochamad Abdul Hakam, Sp.PD., FINASM., turut memberikan dukungan penuh. Ia menilai keberadaan fasilitas Cancer Care ini dapat memperkuat peta medical tourism atau wisata medis Kota Semarang pada 2027 mendatang.
Penguatan Jaringan Kesehatan Internasional Muhammadiyah
Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah Bidang Kesehatan, Dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes., menguraikan bahwa terobosan ini mencerminkan dakwah kemanusiaan persyarikatan. Muhammadiyah terus membuktikan komitmennya dalam mengelola 130 rumah sakit dan 165 perguruan tinggi secara profesional.
Ia menambahkan bahwa UNIMUS kini mengelola Program Studi Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn). Langkah ini semakin memperkokoh peran kampus dalam mencetak tenaga ahli kesehatan tingkat lanjut.
Melalui penyelenggaraan ASC-10 dan peluncuran RS UNIMUS Cancer Care, kampus Semarang ini berhasil membuktikan kapasitasnya di kancah global. Kolaborasi internasional ini siap membawa pelayanan kesehatan Indonesia ke level yang jauh lebih tinggi.