Bukan Main! Wakil Wali Kota Semarang Terang-terangan Akui Kehebatan Lazismu
SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Akuntabilitas dan transparansi lembaga amil zakat di era modern kini menjadi kunci utama dalam meraih kepercayaan penuh dari masyarakat luas. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Wakil Wali Kota Semarang, Ir. H. Iswar Aminuddin, M.T., saat menghadiri acara Temu Tokoh dan Kajian Tematik Lazismu Kota Semarang. Agenda megah dalam rangka Milad ke-24 Lazismu ini berlangsung khidmat di Gedung Ibrahim Tower Lantai 13 pada Jumat (17/7/2026) kemarin.
Di hadapan sekitar 100 tokoh pilihan dan tamu undangan, Iswar Aminuddin secara terang-terangan memuji sistem pengelolaan organisasi di bawah naungan Muhammadiyah ini. Pemerintah Kota Semarang melihat langsung bagaimana persoalan sosial di tengah masyarakat masih menjadi tantangan besar yang harus diselesaikan bersama. Terkait hal itu, kolaborasi erat dengan lembaga eksternal yang bersih menjadi sebuah keharusan demi mendorong kemajuan daerah.
“Muhammadiyah adalah salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang manajemennya tercipta begitu sangat rapi. Pengelolaan organisasi ini banyak mendapatkan apresiasi dari masyarakat, terbukti bahwa Lazismu hari ini beberapa kali diadakan audit,” ungkap Iswar Aminuddin saat diwawancarai langsung di lokasi acara. Status kelolosan audit yang berkali-kali ini menjadi bukti sahih bahwa transparansi dana publik benar-benar dijaga secara profesional.
Solusi Cerdas Penyaluran Zakat dan Pendidikan Anak
Tingginya rekam jejak transparansi tersebut dinilai menjadi jawaban atas keraguan masyarakat dalam memilih lembaga filantropi yang kompeten. Iswar Aminuddin menyebut bahwa publik selalu mencari wadah yang paling amanah untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah mereka. Kehadiran lembaga ini terbukti sukses menjembatani kebutuhan tersebut dengan sangat baik dan tepat sasaran.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota Semarang ini menaruh harapan besar agar Lazismu terus memperkuat sektor pemberdayaan dan pembinaan pendidikan. Sektor pendidikan di Indonesia saat ini diarahkan untuk mendongkrak kualitas anak-anak yang sebagian besar dinilai masih di bawah standar baku. Oleh sebab itu, sinergi aktif di Kota Semarang diharapkan mampu mempercepat peningkatan mutu generasi muda secara merata.
“Yuk apalagi di Semarang, kita bisa membangun secara bersama-sama untuk komunikasi yang lebat agar pemberdayaan masyarakat dan pembinaan pendidikan bagi yang membutuhkan segera terealisasi,” tambah Iswar Aminuddin. Gerak bersama antara pemerintah dan lembaga zakat ini diyakini mampu menjadi daya dorong utama dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di wilayah perkotaan.
Kepercayaan Donatur Melejit dan Komitmen 24 Tahun
Apresiasi tinggi dari pihak pemerintah daerah tersebut rupanya berbanding lurus dengan realisasi dukungan nyata dari para donatur yang hadir. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang, Dr. KH. Fachrur Rozi, M.Ag., membenarkan bahwa antusiasme para tokoh dalam menyokong program kerja Lazismu sangatlah tinggi. Respons positif tersebut bahkan langsung dikonversi dalam bentuk komitmen donasi bernilai fantastis saat acara berlangsung.
“Alhamdulillah genap berusia 24 tahun berkiprah memberi untuk negeri, program yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik di bidang pendidikan, kesehatan, dakwah, hingga ekonomi. Setidaknya ada kurang lebih sekian miliar terkumpul dan belum lagi sedang dihitung sanggupan-kesanggupan dari para donatur,” papar Fachrur Rozi. Angka tersebut menjadi indikator valid bahwa tingkat kepercayaan publik kian menebal dari tahun ke tahun.
Fachrur Rozi juga menegaskan bahwa hasil audit eksternal dari lembaga resmi selalu menunjukkan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Capaian tertinggi dalam sistem audit keuangan ini berkomitmen akan terus dijaga demi memberikan rasa aman bagi seluruh muzakki. Momentum temu tokoh ini diharapkan melahirkan gerak bersama yang semakin sukses dan berdampak nyata bagi kemaslahatan umat ke depan.