MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, SEMARANG – Majelis Hukum dan HAM PDA Kota Semarang bersinergi dengan LPPA PDA kota Semarang menyelenggarakan kegiatan Seminar dengan tema “Peran Perempuan Dalam Mensukseskan Pemilu 2024” pada hari Sabtu, 3 februari 2024 bertempat di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang lantai 5 kompleks RS Roemani Muhammadiyah Jl. Wonodri Baru Raya Semarang.
Dalam acara tersebut turut dihadiri oleh segenap Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah kota Semarang beserta badan pembantu pimpinan, perwakilan dari utusan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah se kota Semarang, serta utusan dari organisasi otonom (Ortom) kota Semarang, antara lain Nasyiatul Aisyiyah, Tapak suci, IMM, dan Hizbul Wathon.

Acara dibuka dengan bacaan basmallah dan tilawah Al Qur’an yang dilanjutkan dengan laporan panitia oleh ibu Dedeh Barkah SH. Yang mengingatkan akan pentingnya peran aktif serta partisipasi kaum Perempuan khususnya warga ‘Aisyiyah dalam pesta demokrasi Pemilu 2024.
Ketua PDA kota Semarang, Hj. Aminah Kurniasih S.Pd. M.Pd. didalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada semua panitia juga peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan seminar ini dengan pesan utamanya agar ‘Aisyiyah menjadi garda terdepan dalam mensukseskan Pemilu 2024 yang Jujur dan Adil dan “jangan Golput”.
Seminar dengan narasumber Bapak Suparman SH. MH Kepala Bidang Politik dalam Negri KESBANGPOL menyampaikan bahwa Pemilu merupakan proses memilih seseorang untuk mengisi jabatan politik tertentu di Indonesia yang dilaksanakan secara Langsung Umum Bebas Rahasia Jujur dan Adil. Dan berpesan agar menjadi pemilih yang cerdas dengan cara mengikuti kegiatan sosialisasi pemilu baik dari KPU maupun BAWASLU, memverifikasi informasi yang diterima melalui media sosial, mempelajari rekam jejak calon pemimpin. serta jangan tergiur dengan politik uang dan janji janji yang tidak realistis dan tidak golput.
Seminar ini dipandu oleh ibu Widyastuti Renaningsih SH dan makin meriah dengan pemberian doorprice kepada 5 orang penanya dan satu orang peserta yang datang paling awal, dan acara kemudian ditutup dengan doa kafarotul majelis dan foto Bersama.
Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara