Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.


MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, SEMARANG – Dalam semangat menyambut bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kota Semarang bersama Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Semarang menggelar Tarawih Bersama pada Rabu malam, 25 Maret 2025. Bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Semarang, acara ini mempertemukan berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan Muhammadiyah Kota Semarang, Pimpinan Ortom Muhammadiyah se-Kota Semarang, serta tokoh-tokoh lembaga keagamaan.

Acara diawali dengan tausiyah inspiratif oleh Dra. Hj. Nur Badriyah, yang mengangkat tema Meraih Keberkahan di Bulan Sya’ban dan Ramadhan. Dia menekankan pentingnya memanfaatkan bulan Sya’ban sebagai momen persiapan spiritual dan fisik untuk menghadapi bulan penuh rahmat.

“Sya’ban adalah bulan pemanasan sebelum Ramadhan. Barang siapa yang memperbanyak ibadah di bulan ini, maka ia akan lebih siap menyambut Ramadhan dengan penuh kesungguhan,” ujarnya.

Selain aspek spiritual, Dra. Hj. Nur Badriyah juga mengingatkan jamaah akan pentingnya menjaga kesehatan selama berpuasa.

“Ibadah puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga mengajarkan kita untuk menjaga tubuh tetap sehat. Jaga pola makan, istirahat cukup, dan tetap aktif agar ibadah semakin berkualitas,” tambahnya.

suasana pelaksanaan shalat tarawih bersama ‘Aisyiyah kota Semarang di rumah dinas Walikota Semarang

Sholat Isya dan Tarawih dipimpin oleh Bpk. H. Munawar Sofyan, S.Kom. Suasana khidmat dan kekhusyukan begitu terasa, mempererat ikatan spiritual para jamaah.

Ketua PDA Kota Semarang, Aminah Kurniasih M.Pd. menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemkot Semarang dalam menyelenggarakan acara ini, yang menjadi wadah kebersamaan antara pemerintah dan organisasi keagamaan.

“Kami mendukung penuh program peningkatan kapasitas spiritual di Kota Semarang. Kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat berjalan harmonis demi membangun lingkungan yang lebih religius dan damai,” ungkapnya.

Tarawih Bersama ini tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi. Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, di mana para tamu undangan berbincang akrab, menciptakan suasana hangat yang mencerminkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.




Kontributor : Riki Aprianto dan Albari
Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara