Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Wajah Baru Dakwah! Safari Ramadan Telah Menjadi Saksi Lahirnya “Motor Penggerak”

3 Maret 2026, 08:51 WIB 3 menit baca
Foto tujuh orang pimpinan Muhammadiyah duduk bersila di atas karpet hijau di dalam masjid. Di latar belakang terdapat spanduk putih besar dengan teks "Safari Ramadan PDM Kota Semarang 1447 H/2026 M PCM Semarang Utara, Ahad, 01 Maret 2026". Tampak sebuah mimbar kayu di tengah dan jam dinding analog di atasnya.
Jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang saat menghadiri pengukuhan takmir baru di Masjid Al Fatah Plombokan, Semarang Utara, Minggu (1/3/2026). Momentum ini menjadi tonggak transformasi dakwah yang lebih progresif untuk memastikan masjid menjadi pusat solusi bagi persoalan umat di akar rumput.

Semarang, muhammadiyahsemarangkota.org — Momentum Safari Ramadan 1447 H di wilayah Semarang Utara kali ini terasa jauh lebih istimewa dan penuh energi baru. Buktinya, Masjid Al Fatah Plombokan menjadi saksi pengukuhan Ghozi sebagai nakhoda baru takmir masjid dalam rangkaian agenda Turun ke Bawah (Turba), Minggu (1/3/2026). Alhasil, kegiatan tahunan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga tonggak transformasi dakwah yang lebih progresif dan menyentuh kebutuhan jamaah.

Langkah pengukuhan ini sengaja berlangsung di tengah bulan suci untuk memperkuat mentalitas pengurus sebagai garda terdepan persyarikatan. Pasalnya, memakmurkan masjid di era modern menuntut sinergi kuat antara manajemen profesional dan ketulusan melayani umat. Kehadiran jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang memberikan sinyal kuat bahwa perubahan besar sedang dimulai dari akar rumput Plombokan.

Resep Khusus Mengelola Umat: Sabar, Ikhlas, dan Rezeki Tak Terduga

Selanjutnya, Dr. Bunyamin, M.Pd. selaku perwakilan PDM memberikan pesan mendalam bagi para pejuang masjid yang baru saja mengemban amanah. Buktinya, sosok akademisi ini membagikan “formula sukses” mengelola umat yang mengombinasikan kekuatan spiritual dengan ketangguhan mental menghadapi tantangan zaman. Pemimpin tersebut mengingatkan bahwa keberhasilan dakwah di Semarang Utara bergantung pada seberapa ikhlas takmir dalam melayani setiap jamaah yang datang.

Keseimbangan antara ibadah ritual dan amal nyata menjadi poin penting agar masjid tetap relevan bagi masyarakat sekitar.

“Menjadi pengurus masjid menuntut sifat ikhlas dan sabar yang luar biasa. Jika kita beriman, Allah akan menjamin hak rezeki kita dari jalan yang tidak disangka-sangka,” tegas Bunyamin di depan keluarga besar Muhammadiyah.

Dampaknya, pengurus takmir yang baru merasa kian mantap untuk menggerakkan potensi ekonomi dan sosial di lingkungan Plombokan. Ternyata, semangat berorganisasi yang sehat mampu melahirkan rasa optimisme bahwa masjid bisa menjadi pusat solusi bagi persoalan kehidupan umat sehari-hari.

Aksi Nyata ‘Back to Masjid’ dan Peran Strategis Lazismu

Kemudian, suasana penuh berkah tersebut kian terasa hangat dengan hadirnya aksi sosial dari Lazismu Kota Semarang. Buktinya, melalui program “Back to Masjid”, Lazismu menyalurkan santunan bagi kaum dhuafa sebagai wujud nyata kepedulian sosial yang berpusat di masjid. Langkah ini membuktikan bahwa masjid bukan hanya tempat sholat, melainkan laboratorium kemanusiaan yang aktif membantu warga yang membutuhkan dukungan finansial.

Sinergi antara ormas seperti Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, hingga KOKAM pun terlihat sangat solid mengawal keberlangsungan acara ini hingga tuntas.

“Peran takmir sangat krusial untuk membawa Muhammadiyah Semarang Utara menjadi cabang yang terus berkembang dan berkarya bagi umat,” tambah perwakilan pimpinan tersebut.

Rangkaian Safari Ramadan ini ditutup dengan suntikan motivasi spiritual dari Drs. Nurbini, M.Si. yang menyatukan seluruh elemen guru, karyawan, hingga ortom. Sejatinya, pengukuhan ini merupakan janji setia untuk terus menebar manfaat dan membawa Islam berkemajuan ke setiap sudut gang di Plombokan. Mari kita jadikan masjid sebagai rumah yang hangat, ramah, dan menjadi sumber kesejahteraan bagi semua orang!

Baca Juga :

Gebrakan Pimpinan! Satukan Waktu Ibadah Global Sambil Perkuat Ekonomi Akar Rumput

Bukan Formalitas Belaka! Aksi Pimpinan Turun Gunung Serap Suara Akar Rumput

Kontributor: Tim MPI PDM Semarang
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: