Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Sajikan Mahakarya Simfoni, SMP Muhammadiyah 3 Semarang Lepas Siswa Berkarakter!

3 Juni 2026, 10:24 WIB 3 menit baca
Barisan siswa laki-laki dan perempuan SMP Muhammadiyah 3 Semarang yang mengenakan jas hitam formal dan kebaya brokat berwarna ungu berjalan beriringan dengan tertib dan khidmat di dalam ruang pertemuan hotel.
Suasana khidmat barisan siswa kelas 9 saat memasuki ruang prosesi wisuda kelulusan SMP Muhammadiyah 3 Semarang di Hotel Horison Nindya, Selasa (2/6/2026). Lewat momentum kelulusan ini, sekolah menegaskan komitmen utamanya untuk terus mendidik akhlak dan karakter para siswa agar tumbuh menjadi generasi yang islami, kompetitif, dan berkemajuan.

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Halaman panggung Hotel Horison Nindya Semarang riuh oleh tepuk tangan ratusan hadirin pada Selasa (2/6/2026) sore. Langkah kreatif ditunjukkan oleh SMP Muhammadiyah 3 Semarang yang menggelar prosesi kelulusan bertajuk Kolaborasi Kokurikuler Budaya Nusantara dan Akhirusannah Mahakarya Simfoni Akhir Tahun 2025/2026.

Acara yang menandai akhir masa studi jajaran siswa kelas 9 ini berlangsung sangat meriah sekaligus khidmat. Berbagai penampilan tari tradisional yang menawan dari para siswa sukses membuka acara pembuka. Selain itu, deretan kepala sekolah dari tingkat SMP hingga SMK serta para orang tua murid turut hadir membersamai momentum sakral ini.

Kepala SMP Muhammadiyah 3 Semarang, Rojudin, S.Pd., M.Si., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas tuntasnya masa belajar para siswa. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa sekolah selalu memegang teguh komitmen utama dalam mendidik akhlak dan karakter para siswa sejak pertama kali menginjakkan kaki di sekolah.

“Kami punya satu visi, yaitu mendidik anak-anak agar berkarakter islami, kompetitif, dan berkemajuan. Artinya, kami menitikberatkan pada aspek mendidik akhlak dan karakter dulu agar mereka menjadi generasi yang luar biasa,” ujar Rojudin dengan penuh bangga di hadapan jemaah wali murid.

Buka Kelas Coding dan Siapkan Generasi Inovatif

Lebih lanjut, Rojudin mengumumkan gebrakan baru sekolah dalam menyambut SPMB (Penerimaan Murid Baru) 2026 mendatang. Pihak sekolah resmi membuka lima kelas unggulan mutakhir, mulai dari kelas olahraga, tahfiz, bilingual, science, hingga kelas coding.

Langkah inovatif ini merespons langsung instruksi dari Kemendikbud agar generasi muda siap menjelajahi dunia digital yang penuh kreativitas. Maka dari itu, Rojudin berharap program ini mampu membawa kemampuan para siswa baru tidak hanya membumi secara nyata, tetapi juga melangit di dunia maya.

“Guru-guru kami memohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada kesalahan selama tiga tahun proses mendidik putra-putri Bapak Ibu sekalian. Namun, apresiasi tinggi dari berbagai kepala SLTA membuktikan bahwa lulusan kami terbukti menjadi anak-anak yang berprestasi,” tambah Rojudin.

Tegaskan Standar Kelulusan dan Larangan Putus Sekolah

Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Semarang, Drs. Sutarto, M.M., memberikan pandangan objektif. Ia menilai sekolah telah berhasil memberikan pelayanan pendidikan terbaik dan adil bagi semua murid.

Meskipun demikian, Sutarto mengingatkan sekolah untuk tidak memaksakan kelulusan siswa yang belum kompeten. Oleh sebab itu, guru-guru siap memberikan program remidial secara total demi tumbuh kembang sang anak.

“Bagi anak-anak yang lulus, pintu perjuangan menuju SMA atau SMK kini terbuka lebar. Jangan sampai ada anak yang berhenti sekolah. Muhammadiyah siap memfasilitasi beasiswa serta sekolah gratis bagi yang tidak mampu,” tegas Sutarto.

Apresiasi senada juga datang dari Pengawas Sekolah, Sri Sarmini, S.Pd., M.P.D. Ia memuji kerja keras para guru. Alhasil, proses panjang dalam mendidik akhlak dan karakter sukses mengubah siswa pemalu menjadi pribadi yang disiplin.

Kontributor: Tim MPI PDM Semarang
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: