Seri sebelumnya telah menuntaskan kisah kematian Dajjal. Nabi Isa telah mengakhiri perlawanan sang pendusta. Anda bisa menyimak kembali momen tersebut melalui tautan ini. Nah, pada seri terakhir ini justru akan menyingkap fakta baru yang mengejutkan. Kerusakan akibat fitnah akhir zaman memunculkan ancaman baru yang nyata. Kita harus mewaspadai sosok pemimpin sesat pasca kematian Dajjal. Kehadiran mereka mendatangkan bahaya luar biasa bagi kehidupan kaum mukmin.
Banyak riwayat mengisahkan eskatologi narasi Nabi ini. Cerita akhir zaman tersebut bersifat mutasyabihat atau sulit dipahami secara logis.
Rasulullah ternyata sangat mengkhawatirkan sosok pemimpin sesat melebihi ketakutan beliau terhadap Dajjal. Nabi menyebutkan hal ini secara langsung kepada Abu Dzar:
أَبَا ذَرٍّ يَقُولُ كُنْتُ مُخَاصِرَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا إِلَى مَنْزِلِهِ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ غَيْرُ الدَّجَّالِ أَخْوَفُ عَلَى أُمَّتِي مِنْ الدَّجَّالِ فَلَمَّا خَشِيتُ أَنْ يَدْخُلَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ شَيْءٍ أَخْوَفُ عَلَى أُمَّتِكَ مِنْ الدَّجَّالِ قَالَ الْأَئِمَّةَ الْمُضِلِّينَ
Abu Dzar berkata, Aku berjalan dengan menggandeng tangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menuju rumah beliau, lalu aku mendengar beliau bersabda: Selain Dajjal ada yang lebih aku takuti atas ummatku. Beliau mengucapkannya tiga kali. Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah, sesuatu yang lebih engkau takuti menimpa umatmu selain Dajjal itu apa? Beliau menjawab: Para pemimpin yang menyesatkan (HR Turmuzi: 2155, Darimi: 211, 213, 2634, Ahmad: 20335)
Rezim penguasa zalim ini sangat menakutkan karena tingkat kekejamannya. Mereka akan terus menebar teror pedang hingga hari kiamat tiba:
وَإِذَا وُضِعَ فِي أُمَتِي السَيْفُ لَمْ يَرْفَعْ عَنْهُمْ إلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ
Apabila pedang telah diletakkan ditengah-tengah ummatku, tidak akan dihilangkan dari mereka hingga hari kiamat (HR Ahmad: 21361)
Penguasa beserta tentaranya sangat kejam menyiksa kaum mukmin. Orang-orang yang berbeda pandangan pasti menerima ancaman tebas leher.
Label Radikal dan Taktik Kekuasaan Firaun
Para penguasa zalim membuat hukum secara sepihak demi keuntungan pribadi. Mereka juga sering merundung umat Islam dengan berbagai label buruk. Elit politik menggunakan istilah ekstremis, fundamentalis, intoleran, dan radikal. Ketakutan massal ini akhirnya membuat banyak umat Islam menjadi murtad.
وَلَا تَقُوْمُ السَاعَةُ حَتَى تَلْحَقَ قَبَائِلُ مِنْ أُمَتِيْ بِالْمُشْرِكِيْنَ وَحَتَى تَعْبُدَ قَبَائِلُ مِنْ أُمَتِي الْأَوْثَانِ
Kiamat tidak terjadi hingga kabilah-kabilah dari ummatku menyusul kaum musyrikin, dan hingga kabilah-kabilah dari ummatku menyembah patung-patung (HR: 21415)
Kekuasaan para pemimpin zalim ini mampu bertahan sangat lama. Rezim tersebut baru berhenti ketika kiamat benar-benar terjadi.
Penguasa meniru strategi kekuasaan Firaun zaman dahulu. Aparatur negara harus solid dan menyatukan pandangan ideologi mereka. Pemimpin jahat membeli loyalitas tentara, polisi, hakim, dan jaksa. Pengusaha hingga orang pintar atau dukun juga mereka bayar mahal. Kolusi elit ini melibatkan triliunan uang dan ribuan batang emas.
Sinergi Kejahatan Ulama dan Penguasa
Zaman dahulu, kekejaman Firaun hancur oleh kedatangan Nabi Musa. Saat ini, umat Islam tidak memiliki rasul lagi setelah Nabi Muhammad. Fakta inilah yang membuat Rasulullah sangat mengkhawatirkan nasib umatnya. Penderitaan akibat kepemimpinan pengikut sistem dajjalisme ini sangat berkepanjangan. Banyak tokoh agama bermunculan dan berani mengaku sebagai nabi baru:
وَإِنَهُ سَيَكُوْنُ فِي أُمَتِيْ كَذَابُوْنَ ثَلَاثُوْنَ كُلُهُمْ يَزْعَمُ أَنَهُ نَبِيٌ وَأَنَا خَاتَمُ النَبِيِيْنَ لَا نَبِيَ بَعْدِيْ
Sesungguhnya akan ada para pendusta dalam umatku, jumlah mereka tiga puluh orang, semuanya mengaku bahwa dirinya adalah Nabi. (padahal) aku adalah penutup Para Nabi, tidak ada Nabi setelahku (HR Abu Dawud: 3710).
Umar bin Khattab juga merangkum tiga penyebab utama hancurnya agama Islam:
يَهْدَمُهُ زَلَةُ الْعَالِمِ وَجِدَالُ الْمُنَافِقُ بِالْكِتَابِ وَحُكْمُ الْأَئِمَةِ الْمُضِلِيْنَ
Yang menghancurkan Islam adalah tergelincirnya seorang ulama`, perdebatan orang munafik berdasarkan Alquran, dan hukum para pemimpin yang menyesatkan (HR Darimi: 216).
Pernyataan ini menunjukkan sinergi jahat antara ulama, penguasa, dan pemimpin. Tokoh agama memilih diam seribu bahasa melihat kezaliman penguasa dajjalisme.
Akhir Zaman Tanpa Sosok Pemimpin Sesat
Banyak ulama tega bersinergi mendukung kesesatan para pemimpin. Tokoh masyarakat ini mendekati penguasa zalim demi meminta kucuran anggaran.
Pejabat politik pasti menuntut balasan atas anggaran tersebut. Penerima dana harus menyetujui dan membenarkan semua kebijakan penguasa. Mereka tidak mungkin berani menasihati penguasa tentang keadilan dan kejujuran.
Ulama justru menggunakan logika terbalik saat pemerintah korup menaikkan pajak. Penceramah ini menyuruh umat bersabar menerima cobaan Tuhan. Mereka memperbanyak seremonial doa agar kesulitan segera berakhir. Padahal, Allah melarang keras tindakan menukar ayat demi kekuasaan:
وَلَا تَشْتَرُوا۟ بِـَٔايَٰتِى ثَمَنًا قَلِيلًا ۖ وَإِيَّٰىَ فَٱتَّقُونِ
Janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa (QS. al-Baqarah: 41)
Tulisan seri terakhir ini membawa sebuah imbauan penting bagi semua orang. Siapa pun yang menjadi penguasa harus menjaga amanah dengan jujur. Kita harus menegakkan keadilan serta mengedepankan asas perikemanusiaan. Jangan sampai Anda menjelma menjadi sosok pemimpin sesat yang Rasulullah khawatirkan kelak di akhirat.
Baca juga seri lengkap artikel Dajjal:
Mengenal Ciri-ciri Dajjal Menurut Hadis dan Maknanya di Era Modern
Siapa Dajjal Sebenarnya? Membedah Ciri Dajjal Menurut Islam Lewat Fakta Sejarah
Siapa Sebenarnya Dajjal? Inilah Bentuk Aslinya yang Paling Ditakuti Sepanjang Sejarah Manusia
Siapa Sebenarnya Dajjal? Kenali Tanda Nyata Kemunculan Dajjal yang Kerap Diabaikan Umat
Siapa Sebenarnya Dajjal? Kenali Fitnah Surga Dajjal dan Rahasia Surat Al-Kahfi
Siapa Sebenarnya Dajjal? Mengungkap Kekejaman Dajjal dan Rahasia Keteguhan Iman Umat
Siapa Sebenarnya Dajjal? Mengungkap Kematian Dajjal di Akhir Zaman dan Turunnya Nabi Isa