Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Ludes dalam 24 Jam! Pesantren Lansia Semarang Naik Kelas, Target 50 Santri Awal 2026

5 Desember 2025, 12:40 WIB • 3 menit baca
Ludes dalam 24 Jam! Pesantren Lansia Semarang Naik Kelas, Target 50 Santri Awal 2026

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Program unggulan keagamaan untuk lanjut usia (Lansia) di Semarang melakukan langkah rebranding signifikan. Pesantren Lansia At-Taqwa Ngaliyan, Wates kini resmi berganti nama menjadi Pesantren Lansia Semarang. Upaya ini diikuti dengan penunjukan tokoh sentral, Dr. KH. Fachrur Rozi, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang, sebagai pengasuh pesantren.

Perubahan branding ini langsung membuahkan hasil instan dan luar biasa. Pendaftaran santri lansia untuk periode keenam yang akan digelar 6-7 Desember 2025 besok langsung terisi penuh 30 kuota reguler hanya dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

Angka ini menunjukkan peningkatan antusiasme yang melonjak drastis. Pada periode sebelumnya, kuota yang sama baru terisi minimal dalam waktu seminggu. Kehadiran Kyai Fachrur Rozi disebut-sebut menjadi magnet di balik lonjakan pendaftar ini.

Komitmen Kesejahteraan Lansia dan Agenda Lengkap

Ketua Takmir Masjid At-Taqwa Ngaliyan, Wates, Prof. Dr. Ahwan Fanani, menjelaskan bahwa perubahan nama menjadi Pesantren Lansia Semarang adalah upaya mengokohkan program pesantren ini sebagai rujukan resmi bagi kegiatan lansia di kota tersebut. Kehadiran Kyai Fachrur Rozi, lanjutnya, adalah bagian dari komitmen Persyarikatan Muhammadiyah terhadap kebutuhan dan kesejahteraan lansia.

“Ini adalah bagian dari perhatian serius Muhammadiyah soal kesejahteraan lansia, dan Bapak Kyai Fachrur Rozi memiliki komitmen besar untuk ikut membina program ini secara langsung,” jelas Prof. Ahwan Fanani, kepada muhammadiyahsemarangkota.org, Jumat (5/12/25).

Pada pelaksanaannya 6-7 Desember mendatang, rangkaian acara Pesantren Lansia Semarang diisi dengan berbagai kegiatan spiritual dan edukasi. Acara akan dimulai sejak Sabtu (6/12) pukul 15:30 WIB dengan pengajian sore. Puncak kajian akan dipimpin langsung oleh Dr. KH. Fachrur Rozi pada malam hari, pukul 19:30 WIB, bada Isya.

Kegiatan dilanjutkan dengan qiyamul lail, muhasabah, mulai pukul 3:00 sampai menjelang Shubuh. Pada Ahad (7/12) pagi digelar cek kesehatan, senam dan sarapan bersama serta tausiyah sebagai penutup.

Target Kenaikan Kapasitas Jadi 50 Santri di Awal 2026

Merespons membludaknya pendaftar, Kepala Program Pesantren Lansia Semarang, H. Solikhul Hadi, menyampaikan rencana konkret untuk peningkatan sarana prasarana.

“Antusiasme ini menjadi semangat sekaligus tantangan. Kuota 30 orang santri itu sesuai dengan kapasitas bed atau alas tidur kami yang terbatas. Kami ingin meningkatkan kapasitas. Untuk itu, kami membuka kesempatan bagi para donatur untuk berpartisipasi dalam peningkatan sarana prasarana, termasuk untuk penambahan bed,” ujar Solikhul Hadi dalam kesempatan terpisah.

Solikhul menargetkan, dengan bantuan donasi, program rutin Pesantren Lansia berikutnya di pekan pertama Januari 2026 mendatang sudah bisa menambah kapasitas setidaknya ke angka 50 santri lansia reguler.

Bagi masyarakat yang ingin tetap mengikuti pengajian di pesantren namun tak kebagian kuota reguler, Solikhul mempersilakan jemaah untuk datang tanpa menginap pada hari pelaksanaan, dimulai pukul 15:30 WIB.

“Serasa di Mekkah”

Dampak positif program ini juga diakui oleh para santri lansia. Gunoto Saparie, salah satu santri periode sebelumnya, memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas materi dan suasana spiritual yang tercipta. Penulis legendaris asal Semarang ini merasakan getaran spiritual luar biasa ketika mengikuti pesantren lansia di Masjid At Taqwa Ngaliyan, Wates ini.

“Pesantren Lansia ini bukan sekadar mengisi waktu luang. Ini adalah tempat yang menghadirkan pengalaman spiritual mendalam. Ada momen yang terasa seperti sedang berada di Mekkah. Kami mendapatkan energi baru,” kata Gunoto menggambarkan momen qiyamul lail dan muhasabah bersama Ustad Nurbini di pesantren lansia.

Sementara itu, untuk keperluan pendaftaran berikutnya, informasi lengkap pesantren lansia, atau informasi donasi bagi penambahan kapasitas, masyarakat dapat menghubungi Kepala Program H. Solikhul Hadi di nomor 08122572294, atau melalui akun Instagram resmi @attaqwa_ngaliyan.

Baca juga:

Pesantren Lansia Masjid At Taqwa Ngaliyan Angkatan ke-6, 6-7 Desember 2025

Kontributor: Tim MPI PDM
Editor: Agung S Bakti
Bagikan: