Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Siap Sambut Ribuan Tamu, Begini Persiapan Muktamar Tapak Suci di Semarang

30 Juli 2026, 21:14 WIB 2 menit baca
Ilustrasi dua pendekar Tapak Suci Muhammadiyah berseragam merah melakukan aksi tendangan bela diri di depan pendopo, dengan spanduk acara dan latar belakang sawah serta penonton.
Ilustrasi aksi pendekar Tapak Suci Muhammadiyah menjelang Muktamar XVI di Semarang. Kegiatan ini diperkirakan akan dihadiri oleh ribuan kader dari berbagai daerah dan mancanegara untuk membahas masa depan organisasi di era digital dan membawa pencak silat ke level global.

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org Persiapan Muktamar Tapak Suci di Semarang kini nyaris rampung berkat strategi jitu panitia lokal. Mereka berhasil merampungkan 80 persen kebutuhan operasional dalam waktu singkat jelang kedatangan belasan ribu pesilat.

Rangkaian acara bersejarah ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis hingga Ahad, 6-9 Agustus 2026. Arena apel akbar dan pembukaan berpusat di Lapangan Pancasila Simpang Lima. Sementara itu, seluruh area persidangan akan berlokasi di kampus Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus). 

Taktik Cepat Panitia Lokal

Panitia lokal harus bekerja ekstra keras menyambut 11.500 tamu dari dalam maupun luar negeri. Menyiasati tantangan logistik ini, pihak Unimus langsung mengambil langkah taktis. Rektor Unimus menginstruksikan pembentukan satuan tugas khusus agar seluruh urusan teknis cepat selesai. 

“Rektor memandatkan pembentukan tim task force tersendiri untuk percepatan suksesi Muktamar di Unimus,” ungkap Ketua Panitia Lokal, Krisna saat memberikan laporan kepada tim muhammadiyahsemarangkota.org pada Kamis (30/07/26).

Langkah percepatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor 1. Kehadiran tim khusus tersebut menjamin ketersediaan ruang persidangan. Mereka juga memastikan seluruh perangkat teknologi pemilihan siap beroperasi tanpa kendala.

Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

Manuver sigap kampus ini rupanya sejalan dengan respons cepat Pemerintah Kota Semarang. Wali Kota segera meminta seluruh jajarannya untuk turun tangan membantu. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib berkoordinasi mencari solusi atas kendala lapangan.

“Wali Kota memerintahkan dinas-dinas atau OPD terkait rapat dengan panitia untuk membahas bentuk bantuan. Terutama pada upacara pembukaan di Simpang Lima nanti,” tutur Krisna.

Arahan langsung dari kepala daerah ini memperlancar jalannya koordinasi birokrasi. Panitia kini tidak perlu pusing memikirkan izin keramaian publik. Penyiapan panggung VVIP dan pengaturan akses lalu lintas juga berjalan sangat mulus. 

Sinergi Kuat Lintas Sektor

Sinergi lintas sektor ini terbukti ampuh menyelesaikan kendala di lapangan. Seluruh elemen Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Indonesia juga ikut menyumbangkan tenaga. Kekuatan kolektif ini membuat beban panitia lokal jauh lebih ringan menjelang hari pelaksanaan.

Fasilitas vital seperti penginapan dan armada transportasi sudah masuk tahap finalisasi. Panitia kini bisa mengalihkan fokus pada gladi bersih penyambutan.

“Insyaallah per hari ini kita sudah siap sekitar 80 persen. Ruangan kampus, perlengkapan IT pemilihan, hingga perizinan Simpang Lima semuanya sudah oke,” tegas Krisna memastikan kesiapan timnya.

Kontributor: MPI PDM Kota Semarang
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: