Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Dari Ngaliyan untuk Dunia: Pesan Umat Islam dan Kemanusiaan Global di Momen Idulfitri

20 Maret 2026, 11:41 WIB 2 menit baca
Drs. H. Wahyudi, M.Pd. menyampaikan khutbah Idulfitri 1447 H di hadapan ratusan jemaah pria di halaman Masjid At-Taqwa Wates Ngaliyan Semarang.
Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, Drs. H. Wahyudi, M.Pd., menyampaikan pesan khutbah mengenai pentingnya peran umat Islam dalam isu kemanusiaan global di halaman Masjid At-Taqwa, Wates, Ngaliyan, Jumat (20/3/2026).

NGALIYAN, muhammadiyahsemarangkota.org Ratusan jemaah salat Idulfitri di Masjid At-Taqwa Ngaliyan, Wates diajak untuk menumbuhkan kepekaan terhadap krisis global yang berakar dari ketidakadilan politik. Ajakan tersebut diserukan oleh khatib sekaligus Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Drs. H. Wahyudi, M.Pd., pada perayaan hari kemenangan, Jumat (20/3) pagi.

Kritik Standar Ganda dan Seruan Perdamaian

Momentum perayaan kemenangan usai bulan suci tidak boleh berhenti pada ritual seremonial semata. Lebih dari itu, kesadaran sosial umat Islam perlu meluas hingga menyentuh krisis kemanusiaan di tingkat internasional. Pemahaman komprehensif ini sangat penting untuk merespons dinamika perpolitikan dunia saat ini.

Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, Drs. H. Wahyudi, M.Pd., menyoroti tajam ketidakadilan yang masih terjadi. “Umat Islam harus aktif menyuarakan keadilan dan menolak standar ganda politik internasional yang sering mengabaikan hak asasi manusia demi mewujudkan perdamaian dunia yang sejati,” tegas Ustadz Wahyudi di hadapan ratusan jemaah.

Membangun Peradaban Lewat Jalan Literasi

Selain mengkritik kondisi global, akademisi UIN Waliosongo ini juga menawarkan solusi strategis bagi kebangkitan umat. Langkah krusial yang harus umat tempuh saat ini adalah memperkuat tradisi keilmuan. Penguasaan ilmu pengetahuan menjadi kunci utama untuk memajukan peradaban ke depan.

“Kejayaan peradaban Islam selalu bermula dari kekuatan literasi dan kemandirian ekonomi yang kokoh. Oleh karena itu, kita harus menjadi ‘Umat Iqra’ yang fokus pada penguasaan riset,” ujar Ustadz Wahyudi memberikan motivasi.

Pesan Idulfitri Muhammadiyah kali ini jelas menitikberatkan pada transformasi karakter yang berdampak luas. Melalui khotbah di halaman Masjid At-Taqwa Ngaliyan, Wates tersebut, seruan agar peran umat Islam dan kemanusiaan global semakin nyata terus menggema. Harapannya, semangat kepedulian sosial dan kemandirian intelektual ini terus hidup dalam keseharian warga.

Baca juga:

Teks Khutbah Idulfitri 2026 Singkat dan Menyentuh Hati: Kembali Suci di Tengah Dunia yang Terluka

Makna Idulfitri: Transformasi Kesalehan Ritual Menjadi Kesalehan Sosial

Kontributor: Lukman Al Hakim (Tim Media Masjid)
Editor: Agung S Bakti
Bagikan: