Pesilat Tapak Suci Sabet Penghargaan Inspirasi Award Muhammadiyah Semarang
GENUK, muhammadiyahsemarangkota.org – Momentum Hari Ber-Muhammadiyah Genuk menjadi saksi apresiasi bagi Tegar Haikal, sosok pesilat Tapak Suci yang resmi menerima penghargaan prestisius tahun ini. Gelaran yang berlangsung meriah pada Ahad (13/04/26) di Kecamatan Genuk tersebut berhasil menyedot perhatian ribuan pengunjung dari berbagai penjuru Kota Semarang.
Penghargaan bertajuk Inspirasi Award PDM Kota Semarang ini jatuh ke tangan Tegar Haikal Achmad Duha. Pemuda rendah hati tersebut merupakan alumni MI Muhammadiyah Semarang yang kini tengah menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus). Haikal menerima apresiasi ini berkat dedikasi luar biasanya sebagai kader Tapak Suci berprestasi.
Jejak Juara Dunia
Prestasi Haikal bukan sekadar keberuntungan sesaat. Sebelumnya, ia sukses mengukir tinta emas dengan meraih gelar Juara Pencak Silat Internasional Gontor. Pencapaian mentereng tersebut melengkapi catatan manisnya setelah menyabet juara ketiga pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPROV) Jawa Tengah tahun 2025.
“Awalnya saya hanya coba-coba saat kelas 5 SD di Madrasah Ibtidaiyah. Namun, saya terus menekuni latihan tersebut hingga menjadi bidang prestasi seperti sekarang,” ungkap Haikal saat ditemui di sela acara.
Filosofi Seragam Merah
Menariknya, mahasiswa semester enam Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis ini tetap mengedepankan nilai spiritual dalam setiap langkahnya. Ia meyakini bahwa menjadi seorang pesilat Tapak Suci sejati berarti harus menyelaraskan kekuatan fisik dengan kekuatan doa.
Selain itu, Haikal menyadari bahwa perjalanan hidupnya penuh dengan dinamika yang tidak terduga. Ia menegaskan bahwa setiap kemenangan merupakan titipan dari Sang Pencipta yang patut disyukuri.
“Jika tidak dengan kuasa Allah, saya juga nggak tahu. Namanya juga di kehidupan ini banyak kejutan-kejutannya. Alhamdulillah sekali lagi, alhamdulillah ‘ala kulli haal,” tambah Haikal dengan penuh syukur.
Kualitas Pendidikan Muhammadiyah
Keberhasilan Haikal juga menjadi bukti nyata bahwa lulusan MI Muhammadiyah Semarang memiliki daya saing tinggi. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ia memang sudah menunjukkan bakat unggul, mulai dari juara kelas hingga meraih medali perunggu cabang Tahfidz pada ajang Olimpiade Qur’an (OLIQ).
Oleh karena itu, sebagai seorang pesilat Tapak Suci, Haikal kini bertransformasi menjadi simbol motivasi bagi ribuan kader lainnya di Kota Semarang. Melalui kerja keras dan keteguhan hati, ia membuktikan bahwa siapa pun bisa menjadi juara yang mengharumkan nama persyarikatan dan bangsa.
Baca juga :
Saat Banser NU dan Kokam Muhammadiyah Berbagi Peluh di Genuk Semarang
Ketua PP Muhammadiyah Soroti Umat yang Kaya Ajaran tapi Miskin Aksi
Apresiasi Sinergi Banser NU, PP Muhammadiyah Puji Hari Ber-Muhammadiyah Semarang