Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Pesilat Tapak Suci Sabet Penghargaan Inspirasi Award Muhammadiyah Semarang

13 April 2026, 20:35 WIB 2 menit baca
Tegar Haikal Achmad Duha menerima penghargaan Inspirasi Award PDM Kota Semarang sebagai kader Tapak Suci berprestasi.
Momentum membanggakan: Tegar Haikal Achmad Duha saat menerima penghargaan Inspirasi Award pada acara Hari Ber-Muhammadiyah di Kecamatan Genuk, Semarang (13/4/2026).

GENUK, muhammadiyahsemarangkota.org Momentum Hari Ber-Muhammadiyah Genuk menjadi saksi apresiasi bagi Tegar Haikal, sosok pesilat Tapak Suci yang resmi menerima penghargaan prestisius tahun ini. Gelaran yang berlangsung meriah pada Ahad (13/04/26) di Kecamatan Genuk tersebut berhasil menyedot perhatian ribuan pengunjung dari berbagai penjuru Kota Semarang.

Penghargaan bertajuk Inspirasi Award PDM Kota Semarang ini jatuh ke tangan Tegar Haikal Achmad Duha. Pemuda rendah hati tersebut merupakan alumni MI Muhammadiyah Semarang yang kini tengah menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus). Haikal menerima apresiasi ini berkat dedikasi luar biasanya sebagai kader Tapak Suci berprestasi.

Jejak Juara Dunia

Prestasi Haikal bukan sekadar keberuntungan sesaat. Sebelumnya, ia sukses mengukir tinta emas dengan meraih gelar Juara Pencak Silat Internasional Gontor. Pencapaian mentereng tersebut melengkapi catatan manisnya setelah menyabet juara ketiga pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPROV) Jawa Tengah tahun 2025.

“Awalnya saya hanya coba-coba saat kelas 5 SD di Madrasah Ibtidaiyah. Namun, saya terus menekuni latihan tersebut hingga menjadi bidang prestasi seperti sekarang,” ungkap Haikal saat ditemui di sela acara.

Filosofi Seragam Merah

Menariknya, mahasiswa semester enam Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis ini tetap mengedepankan nilai spiritual dalam setiap langkahnya. Ia meyakini bahwa menjadi seorang pesilat Tapak Suci sejati berarti harus menyelaraskan kekuatan fisik dengan kekuatan doa.

Selain itu, Haikal menyadari bahwa perjalanan hidupnya penuh dengan dinamika yang tidak terduga. Ia menegaskan bahwa setiap kemenangan merupakan titipan dari Sang Pencipta yang patut disyukuri.

“Jika tidak dengan kuasa Allah, saya juga nggak tahu. Namanya juga di kehidupan ini banyak kejutan-kejutannya. Alhamdulillah sekali lagi, alhamdulillah ‘ala kulli haal,” tambah Haikal dengan penuh syukur.

Kualitas Pendidikan Muhammadiyah

Keberhasilan Haikal juga menjadi bukti nyata bahwa lulusan MI Muhammadiyah Semarang memiliki daya saing tinggi. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ia memang sudah menunjukkan bakat unggul, mulai dari juara kelas hingga meraih medali perunggu cabang Tahfidz pada ajang Olimpiade Qur’an (OLIQ).

Oleh karena itu, sebagai seorang pesilat Tapak Suci, Haikal kini bertransformasi menjadi simbol motivasi bagi ribuan kader lainnya di Kota Semarang. Melalui kerja keras dan keteguhan hati, ia membuktikan bahwa siapa pun bisa menjadi juara yang mengharumkan nama persyarikatan dan bangsa.

Baca juga :

Saat Banser NU dan Kokam Muhammadiyah Berbagi Peluh di Genuk Semarang

Ketua PP Muhammadiyah Soroti Umat yang Kaya Ajaran tapi Miskin Aksi

Apresiasi Sinergi Banser NU, PP Muhammadiyah Puji Hari Ber-Muhammadiyah Semarang

Kontributor: MPI PDM Kota Semarang
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: