Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Kesehatan Mental Islami: Rahasia Hati Tenang Tanpa Healing Mahal

19 Januari 2026, 20:51 WIB 2 menit baca
H. Gunarto Muchsin menyampaikan ceramah tentang kesehatan mental islami di hadapan jamaah Masjid At Taqwa PDM Kota Semarang.
H. Gunarto Muchsin, Anggota Majelis Tabligh PDM Kota Semarang, menekankan pentingnya kesehatan mental islami dan kedekatan dengan Allah saat mengisi kultum di Masjid At Taqwa, Senin (19/1/2026).

SEMARANG SELATAN, muhammadiyahsemarangkota.org – Di tengah gempuran stres modern, menjaga kesehatan mental islami menjadi kunci utama untuk meraih ketenangan jiwa yang hakiki tanpa harus mencari pelarian jauh. Banyak orang kini rela merogoh kocek dalam demi staycation mewah, namun rasa hampa tetap saja menyapa saat mereka pulang.

Fenomena tersebut mendapat perhatian serius dari H. Gunarto Muchsin selaku Anggota Majelis Tabligh PDM Kota Semarang. Saat mengisi kultum di Masjid At Taqwa PDM Kota Semarang, Senin (19/1/2026), Ia menegaskan bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu identik dengan harta atau jabatan tinggi.

Al-Qur’an sebagai Panduan Hidup Bahagia

Gunarto menjelaskan bahwa kesehatan mental islami sangat bergantung pada interaksi seorang hamba dengan Al-Qur’an. Ia mengajak jamaah untuk mempraktikkan ayat suci dalam setiap sendi kehidupan, bukan sekadar membacanya.

“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk kita implementasikan. Dari sanalah lahir keikhlasan yang menjadi pondasi utama kebahagiaan,” ungkap sosok dari Majelis Tabligh tersebut.

Menurutnya, kedekatan ini akan melahirkan cara menenangkan hati yang paling efektif. Ketika seseorang selaras dengan nilai Al-Qur’an, Ia akan memiliki daya tahan mental yang kuat dalam menghadapi ujian dunia.

Menjemput Ketenangan di Momen Isra Miraj

Selanjutnya, Gunarto mengaitkan pentingnya ibadah dengan hikmah Isra Miraj 2026 yang segera tiba. Ia memandang sholat lima waktu bukan sekadar kewajiban formal, melainkan pilar utama untuk menjaga stabilitas emosi.

Disiplin dalam bersujud secara langsung memperkuat kedekatan dengan Allah. Sholat yang khusyuk akan membentuk akhlak mulia dan mencegah perbuatan tercela yang bisa merusak kedamaian batin.

Oleh karena itu, menjaga ibadah harian merupakan salah satu tips hidup bahagia yang paling praktis. Melalui sholat, kita melepaskan beban pikiran dan menjemput kekuatan baru untuk melangkah setiap hari.

Kepedulian Sosial Memperkuat Mental

Selain ibadah ritual, Ia juga menyoroti pentingnya kepedulian sosial melalui amar ma’ruf nahi munkar. Mengajak pada kebaikan adalah wujud nyata dari tanggung jawab bersama dalam bermasyarakat.

Sikap ini bukan bertujuan menghakimi sesama, melainkan bentuk kasih sayang untuk menjaga tatanan kehidupan. Dengan saling menjaga, kita sebenarnya sedang membangun lingkungan yang mendukung kesehatan mental islami bagi semua orang.

Sebagai penutup, Gunarto mengingatkan bahwa kebahagiaan adalah janji Allah bagi mereka yang konsisten dalam takwa. Mari jadikan Al-Qur’an sebagai kompas agar kita mampu meraih keselamatan di dunia maupun di akhirat kelak.

Baca juga :

Bukan Sekadar Gerakan: Perbaikan Kualitas Shalat sebagai Spiritual Healing Masa Kini

Kontributor: Humas Masjid At Taqwa PDM Kota Semarang
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: