Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Rezeki Seret dan Banyak Cobaan? Cek Lagi Syarat Taubat dan Keutamaan Istighfar Ini

4 Januari 2026, 09:04 WIB 2 menit baca
Muslim muda profesional sedang bersimpuh dan berdoa dengan khusyuk memohon ampunan Allah di sebuah masjid di Semarang Utara.
Seorang muslim sedang mempraktikkan cara taubat yang benar melalui doa memohon ampunan di tengah ujian hidup.

SEMARANG UTARA, muhamamdiyahsemarangkota.org– Mengalami cobaan hidup yang bertubi-tubi bisa jadi merupakan teguran untuk kembali bersujud. Mengenal syarat taubat dan mengamalkan keutamaan istighfar bisa menjadi pembuka pintu solusi atas segala problematika kehidupan, mulai dari kesehatan hingga ekonomi.

Pesan spiritual tersebut mengemuka dalam Kajian Subuh Tasamuh di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Bandarharjo, hari ini Ahad (4/1/2026). Imam besar Masjid At-Taqwa Ustad Moh Rifai Sutikno selaku penceramah menjelaskan bahwa cara taubat yang benar menuntut keselarasan antara lisan dan hati. Ia mengajak jemaah rutin melafalkan doa memohon ampunan berikut:

“Astaghfirullahaladzim alladzi lailahaillallah wahdahu la syarikalah.”

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tidak ada Tuhan selain Dia, Dia Maha Hidup dan Berdiri Sendiri (Maha Kuasa), dan aku bertaubat kepada-Nya.”

Penuhi Tiga Syarat Taubat

Namun, Ustad Rifai menegaskan bahwa bacaan tersebut harus memenuhi tiga syarat taubat agar sah. Pertama, seseorang wajib menyesali dosanya dengan tulus. Kedua, ia harus segera menghentikan perbuatan maksiat tersebut. Ketiga, ia perlu memiliki niat teguh untuk tidak mengulangi kesalahannya di masa depan.

“Tanpa niat berhenti yang kuat, taubat tersebut tidak sah secara syariat,” ungkap mantan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Semarang Utara itu.

Ustad Rifai kemudian merujuk pada landasan hukum yang kuat dalam Al-Qur’an, yakni Surah An-Nisa ayat 110: “Dan barang siapa mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia memohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Menurutnya, ayat ini menjadi bukti nyata akan keutamaan istighfar bagi siapa saja yang ingin memperbaiki nasib. Melalui taubat yang sungguh-sungguh, Allah akan membukakan jalan keluar dari segala kesempitan hidup.

Melalui pemahaman mendalam mengenai syarat taubat, jemaah akan kembali optimistis dan tenang dalam menjalani rutinitas harian.

Sebagai penutup kegiatan rutin ini, pengurus dan jemaah masjid menyantap bersama sarapan pagi dari masjid untuk memperkuat kerukunan warga.

Ternyata Rezeki Itu Dekat Asal Tahu Kuncinya

Kontributor: Bambang Sutrisno. SE (Masjid At Taqwa Bandarharjo)
Editor: Agung S Bakti
Bagikan: