Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Jangan Sampai Menyesal! Ini Persiapan Menyambut Ramadan Agar Puasa Tak Sia-Sia

1 Februari 2026, 11:28 WIB 2 menit baca
Dr aang kunaeepi persiapan ramadan
Dr. Aang Kunaepi menekankan pentingnya ilmu fiqih dan kebersihan hati sebagai inti persiapan menyambut Ramadhan dalam kajian rutin di Masjid Al Muhajirin, Semarang Barat. (Sumber: Dok. Panitia)

SEMARANG BARAT, muhammadiyahsemarangkota.org – Banyak orang gagal meraih predikat takwa karena menyepelekan persiapan menyambut Ramadan. Dr. Aang Kunaepi mengingatkan jamaah di Semarang Barat untuk segera melakukan “start” lebih awal. Langkah ini sangat krusial agar momentum bulan mulia tidak lewat begitu saja tanpa makna.

Peringatan tegas tersebut menjadi pembuka yang menggugah dalam agenda Pengajian Aisyiyah Semarang Barat. Puluhan jamaah tampak memadati Masjid Al Muhajirin, Karangayu, untuk menyimak tausiyah ini. Mereka antusias mengikuti kegiatan rutin Majelis Taklim Baiti Jannati pada Ahad (1/2/26) pertama bulan ini.

Dr. Aang menyoroti urgensi penguasaan ilmu agama sebelum mulai beramal. Ia menegaskan bahwa pendalaman fiqih puasa Ramadan adalah bekal mutlak bagi setiap Muslim. Tanpa pemahaman fiqih yang benar, ibadah seseorang berpotensi sia-sia. Kita hanya akan mendapatkan rasa lapar dan dahaga tanpa nilai pahala di sisi Allah.

“Ramadan bukan sekadar menahan lapar, melainkan momentum transformasi diri di bulan suci,” ujar Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang ini memberikan penekanan serius.

Ia mengajak seluruh jamaah untuk melakukan evaluasi diri dan pembersihan hati sejak sekarang. Persiapan fisik dan spiritual yang matang menjadi kunci utama meraih kesuksesan ibadah. Kita tidak boleh masuk ke bulan suci dalam kondisi kosong tanpa bekal.

Amalan Sebelum Ramadan

Senada dengan hal tersebut, Ketua Penyelenggara menjelaskan tujuan utama pemilihan tema kajian kali ini. Pihaknya ingin memandu jamaah mengenai prioritas amalan sebelum Ramadan yang sering terlupakan.

Selain fokus pada tazkiyatun nafs (pembersihan jiwa), jamaah perlu membiasakan ritme ibadah harian yang lebih intens.

Acara yang berlangsung khidmat ini berakhir dengan sesi doa bersama. Panitia berharap Pengajian Aisyiyah Semarang ini mampu menanamkan semangat perbaikan diri yang kuat. Dengan demikian, jamaah sudah siap lahir batin saat hilal Ramadan terlihat nanti.

Baca juga:

Jangan Mendadak! Simak Strategi Persiapan Ramadan agar Panen Pahala Melimpah

Persiapan Spiritual 2026: Menggali Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Islam Sebelum Ramadan

Persiapan Menyambut Ramadan: Rahasia Doa dan Amalan Agar Puasa Berkualitas

Ramadan Sebentar Lagi, Rahasia Perkuat Iman Sejak Bulan Sya’ban

Siap Menyambut Bulan Ramadan? Cek Dulu Kualitas Salatmu

Kontributor: Burhan (Takmir Masjid Al Muhajirin)
Editor: Agung S Bakti
Bagikan: