Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!

20 Mei 2026, 11:50 WIB 2 menit baca
Foto dokumentasi acara peresmian gedung baru Ibrahim Tower RS Roemani Muhammadiyah Semarang yang dihadiri oleh tokoh penting dan jajaran manajemen. Suasana acara tampak formal dan megah, menandai komitmen besar Muhammadiyah dalam menyediakan layanan kesehatan modern demi mewujudkan rumah sakit inklusif yang ramah bagi seluruh kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Suasana peresmian gedung baru Ibrahim Tower setinggi 13 lantai di RS Roemani Muhammadiyah Semarang (20/5/2026). Fasilitas medis modern ini tidak hanya mengandalkan kekuatan tauhid untuk mematahkan mitos angka sial, tetapi juga dirancang sebagai rumah sakit inklusif yang ramah bagi kelompok penyandang disabilitas.

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Rumah Sakit (RS) Roemani Muhammadiyah Semarang resmi mengoperasikan gedung baru megah, Ibrahim Tower setinggi 13 lantai, pada Rabu (20/5/2026). Peresmian fasilitas medis modern di halaman RS Roemani ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir.

Langkah ekspansi vertikal ini menjadi jawaban taktis atas keterbatasan lahan yang RS Roemani hadapi selama ini. Sejumlah tokoh penting turut menyaksikan momentum bersejarah ini, mulai dari Walikota Semarang, jajaran Pleno PDM Kota Semarang, hingga otoritas kesehatan daerah.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, K.H. Tafsir, M.Ag., mengapresiasi penuh capaian besar ini. Selain itu, ia secara khusus menyoroti pemilihan angka 13 yang jamak masyarakat anggap sebagai angka sial atau horor.

“Muhammadiyah sengaja memberi nama Lantai 13 tanpa mengubahnya menjadi 12A. Oleh karena itu, lewat gedung ini kita tunjukkan bahwa kekuatan tauhid mengalahkan mitos horor apa pun,” tegas K.H. Tafsir yang langsung memicu tepuk tangan para hadirin.

Pikiran Positif Wujudkan Menara Medis 13 Lantai

Lebih lanjut, K.H. Tafsir menceritakan kilas balik ide pembangunan menara medis ini yang sempat menjadi diskusi santai karena keterbatasan lahan horizontal. Ia meyakini prinsip bahwa pikiran positif akan menuntun seseorang pada takdir yang positif pula.

Pihaknya juga berharap fasilitas baru ini mampu mendongkrak kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh warga Semarang. Meskipun memiliki gedung yang menjulang tinggi, ia mengingatkan seluruh civitas hospitalia untuk tetap menjaga kerendahan hati dalam melayani pasien.

“Gedung boleh tinggi, tetapi hati harus tetap rendah hati. Maka dari itu, semoga menara ini membawa kemanfaatan dan kemajuan yang luas bagi umat,” tambah K.H. Tafsir.

Transformasi Layanan Inklusif dan Ramah Disabilitas

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr. Zulfachmi Wahab, Sp.PD., yang mewakili Gubernur, secara resmi meresmikan penggunaan Ibrahim Tower. Pemerintah mengapresiasi komitmen RS Roemani yang terus bertransformasi menyediakan layanan kesehatan modern dan berkualitas.

Zulfachmi menekankan bahwa kemegahan fisik gedung baru ini wajib berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas SDM. Bahkan, ia meminta manajemen rumah sakit memprioritaskan fasilitas layanan yang inklusif serta ramah bagi kelompok penyandang disabilitas.

“Sarana modern ini harus mampu menjawab tantangan penyakit tidak menular dan kebutuhan layanan spesialistik. Sebagai contoh, RS Roemani harus memperkuat posisinya sebagai pusat rujukan strategis yang humanis di Jawa Tengah,” pungkas dr. Zulfachmi menutup sambutannya.

Kontributor: Adib Abyan Albari
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: